Wednesday, 08 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Minyak Turun, Semua Mata ke Ukraina dan OPEC+
Thursday, 27 November 2025 07:01 WIB | Oil,

Harga minyak turun tipis seiring investor memantau upaya yang dipimpin AS untuk mengakhiri perang di Ukraina, sembari menantikan pertemuan OPEC+ akhir pekan ini. Harga West Texas Intermediate diperdagangkan mendekati $58 per barel setelah naik lebih dari 1% pada hari Rabu, sementara Brent menetap sedikit di atas $63. Dengan utusan presiden AS Steve Witkoff yang akan memimpin delegasi untuk perundingan di Rusia minggu depan, para pedagang mempertimbangkan apakah kesepakatan dapat dicapai dan implikasinya terhadap arus minyak mentah. Sementara itu, OPEC dan sekutunya dijadwalkan bertemu pada...

Harga Minyak Naik Di Tengah Penantian Pasokan
Thursday, 27 November 2025 03:28 WIB | Minyak WTI brent oil

Harga minyak naik tipis pada hari Rabu(26/11) menjelang libur Thanksgiving AS, karena investor AS menilai prospek kelebihan pasokan dan perundingan mengenai kesepakatan damai Rusia-Ukraina. Harga minyak mentah Brent berjangka naik 42 sen, atau 0,67%, menjadi $62,9 per barel pada pukul 14.10 ET (19.10 GMT). Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 50 sen, atau 0,86%, menjadi $58,45. Persediaan minyak mentah AS naik 2,8 juta barel menjadi 426,9 juta barel pekan lalu karena lonjakan impor, menurut Badan Informasi Energi (EIA) pada hari Rabu. Para analis memperkirakan kenaikan...

Emas Makin Mendaki ke Level Tertinggi 2 Minggu
Thursday, 27 November 2025 03:22 WIB | GOLD EMAS

Emas naik ke sekitar $4.160 per ons pada hari Rabu(26/11), mendekati level tertinggi dua minggu karena ekspektasi pelonggaran kebijakan AS menurunkan dolar dan mengurangi biaya peluang memegang emas batangan. Pasar berjangka dan pasar uang kini menempatkan peluang pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin (bps) pada bulan Desember di atas 80%, dan laporan bahwa Kevin Hassett adalah kandidat utama ketua The Fed memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan ke depannya. Campuran data ekonomi tidak merata tetapi masih konsisten dengan pelonggaran kebijakan, dengan klaim pengangguran...

Minyak Melemah, Trump Klaim Progres Besar di Ukraina
Wednesday, 26 November 2025 23:31 WIB | Minyak WTI brent oil

Harga minyak stabil pada hari Rabu(26/11) setelah ditutup pada level terendah dalam satu bulan di tengah optimisme Gedung Putih mengenai kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina, sebuah perkembangan yang dapat melonggarkan pembatasan minyak Moskow di pasar yang sudah kelebihan pasokan. Harga minyak West Texas Intermediate berada di kisaran $58 per barel, dengan volume yang cenderung menurun menjelang libur Thanksgiving hari Kamis di AS. Steve Witkoff, utusan Presiden AS Donald Trump, akan memimpin delegasi untuk perundingan di Rusia minggu depan guna mengakhiri perang yang telah...

Perak Menguat, The Fed Makin Dovish?
Wednesday, 26 November 2025 23:23 WIB | Perak SILVER

Perak (XAG/USD) bergerak menguat tajam pada hari Rabu ini, diperdagangkan di kisaran $52,45 pada saat penulisan, naik 2,00% hari ini. Logam mulia ini melanjutkan momentum bullish-nya, didukung oleh penurunan imbal hasil AS yang berkelanjutan dan pergeseran posisi investor ke aset non-bunga, di tengah prospek yang semakin akomodatif dari Federal Reserve (Fed). Kondisi pasar tetap ditentukan oleh tekanan penurunan suku bunga AS yang terus berlanjut, karena ekspektasi The Fed berubah lebih dovish. Komentar terbaru dari Presiden The Fed New York, John Williams, yang menekankan perlunya...