Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Naik Di Tengah Penantian Pasokan
Thursday, 27 November 2025 03:28 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak naik tipis pada hari Rabu(26/11) menjelang libur Thanksgiving AS, karena investor AS menilai prospek kelebihan pasokan dan perundingan mengenai kesepakatan damai Rusia-Ukraina.

Harga minyak mentah Brent berjangka naik 42 sen, atau 0,67%, menjadi $62,9 per barel pada pukul 14.10 ET (19.10 GMT). Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 50 sen, atau 0,86%, menjadi $58,45.

Persediaan minyak mentah AS naik 2,8 juta barel menjadi 426,9 juta barel pekan lalu karena lonjakan impor, menurut Badan Informasi Energi (EIA) pada hari Rabu. Para analis memperkirakan kenaikan sebesar 55.000 barel.

"Kita jelas berada di jalur menuju kelebihan pasokan yang cukup sehat, tidak diragukan lagi, dan peningkatan produksi minyak mentah menunjukkan hal itu," kata John Kilduff, mitra di Again Capital. Impor minyak mentah bersih AS meningkat sebesar 1,05 juta barel per hari (bph), menurut EIA, menjadi 2,84 juta bph, tertinggi sejak awal September.

Perusahaan-perusahaan energi AS minggu ini memangkas jumlah rig minyak dan gas alam yang beroperasi untuk pertama kalinya dalam empat minggu, menurut perusahaan jasa energi Baker Hughes pada hari Rabu. OPEC+ kemungkinan akan mempertahankan tingkat produksi tidak berubah pada pertemuannya hari Minggu, tiga sumber OPEC+ mengatakan kepada Reuters pada hari Selasa.

Investor menunggu kejelasan lebih lanjut tentang negosiasi Rusia dan Ukraina. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan kepada para pemimpin Eropa pada hari Selasa bahwa ia siap untuk memajukan kerangka kerja yang didukung AS untuk mengakhiri perang dengan Rusia, yang mendorong harga minyak mentah Brent dan WTI turun ke level terendah dalam satu bulan.

"Intinya, masih belum ada perjanjian damai dan akan sulit untuk meyakinkan semua pihak agar mau berunding dan menandatanganinya," ujar Andrew Lipow, presiden Lipow Oil Associates. Presiden AS Donald Trump mengatakan ia telah memerintahkan perwakilannya untuk bertemu secara terpisah dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pejabat Ukraina. Seorang pejabat Ukraina mengatakan Zelenskiy kemungkinan akan mengunjungi Amerika Serikat dalam beberapa hari ke depan untuk menyelesaikan kesepakatan.

"Jika tercapai, kesepakatan ini dapat dengan cepat mencabut sanksi Barat terhadap ekspor energi Rusia," yang berpotensi mendorong harga WTI ke sekitar $55, ujar analis pasar IG, Tony Sycamore, dalam sebuah catatan klien. "Untuk saat ini, pasar masih menunggu kejelasan lebih lanjut, tetapi risikonya tampaknya adalah harga yang lebih rendah kecuali perundingan gagal."

Inggris, Eropa, dan Amerika Serikat baru-baru ini telah memperketat sanksi terhadap Rusia, dan pembelian minyak Rusia oleh India diperkirakan akan mencapai titik terendah dalam tiga tahun pada bulan Desember. Konsorsium Pipa Kaspia (CPC), yang menangani sekitar 1,5% minyak dunia, mengatakan pihaknya melanjutkan pemuatan minyak semalam, setelah menangguhkan pemuatan setelah serangan pesawat tak berawak Ukraina awal minggu ini.(alg)

Sumber: Reuters.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS