Wednesday, 22 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Minyak Mentah WTI berkonsolidasi setelah penurunan tajam
Friday, 16 May 2025 01:27 WIB | WTI

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) tetap tertekan pada hari Kamis, diperdagangkan mendekati $61,20 selama sesi Amerika setelah turun untuk hari kedua berturut-turut. Komoditas tersebut sempat turun lebih dari 3% di awal hari sebelum menemukan support jangka pendek di level psikologis $60,00. Penurunan terbaru didorong oleh kombinasi fundamental sisi penawaran yang bearish dan penolakan teknis di dekat resistensi utama. Optimisme baru seputar potensi perjanjian nuklir AS-Iran telah menghidupkan kembali ekspektasi peningkatan minyak Iran yang menghantam pasar global, jika...

Dolar AS melemah setelah data AS yang beragam gagal mengangkat sentimen
Friday, 16 May 2025 01:20 WIB | DOLLAR

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, diperdagangkan sedikit di bawah 101,00 pada hari Kamis setelah rilis data ekonomi utama AS menawarkan sedikit momentum kenaikan. Penjualan Ritel naik 0,1% pada bulan April, sementara Indeks Harga Produsen melemah menjadi 2,4% per tahun, di bawah ekspektasi. Klaim pengangguran mingguan tetap stabil di 229 ribu. Berbicara di Konferensi Riset Thomas Laubach, Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell menegaskan kembali perlunya meninjau kembali bahasa strategis Fed seputar inflasi dan ketenagakerjaan. Reaksi...

Minyak anjlok 3% karena ekspektasi kesepakatan nuklir AS-Iran
Thursday, 15 May 2025 22:57 WIB | brent oil

Harga minyak anjlok pada hari Kamis karena ekspektasi kesepakatan nuklir AS-Iran yang dapat mengakibatkan pelonggaran sanksi dan lebih banyak barel minyak yang dilepas ke pasar global. Minyak mentah Brent berjangka turun $1,96, atau 2,97%, menjadi $64,13 per barel pada pukul 11:17 EDT (1517 GMT). Minyak mentah West Texas Intermediate AS berjangka turun $1,96, atau 3,1%, menjadi $61,19. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa AS semakin dekat untuk mengamankan kesepakatan nuklir dengan Iran, dan Teheran "semacam" menyetujui persyaratan tersebut. Seorang pejabat Iran...

Emas Stabil karena Selera Risiko Memudar dengan Fokus pada Jalur Suku Bunga Fed
Thursday, 15 May 2025 19:02 WIB | GOLD

Emas stabil karena investor menjauh dari aset berisiko dan menunggu petunjuk lebih lanjut tentang jalur suku bunga Federal Reserve. Emas batangan diperdagangkan mendekati $3.180 per ons, setelah turun ke level terendah dalam lebih dari sebulan sebelumnya. Emas kehilangan dukungan sebagai aset safe haven dalam beberapa minggu terakhir karena meredanya ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok memicu sentimen risiko, meskipun sekarang mulai mereda. Pada hari Rabu, tanda-tanda bahwa akan ada lebih sedikit pemotongan suku bunga Federal Reserve daripada yang diantisipasi sebelumnya...

Perak Temukan Support Sementara di Bawah $32, Prospek Tetap Rapuh
Thursday, 15 May 2025 17:21 WIB | SILVER

Harga perak (XAG/USD) bangkit kembali mendekati $32,00 selama jam perdagangan Eropa pada hari Kamis(15/5) setelah merosot mendekati level terendah bulanan sekitar $31,65 pada awal hari. Prospek harga Perak tetap bearish karena hubungan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok semakin membaik. Selama jam perdagangan Eropa, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengisyaratkan lebih banyak pembicaraan dengan Tiongkok untuk menghindari ketegangan perdagangan. "Kami akan melakukan serangkaian negosiasi dengan Tiongkok untuk mencegah eskalasi lagi," kata Bessent. Sementara itu, Beijing...