Wednesday, 22 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...

RECENT NEWS
Harga minyak turun di tengah kekhawatiran kelebihan pasokan
Monday, 19 May 2025 12:29 WIB | brent oil

Harga minyak turun tipis dalam perdagangan Asia pada hari Senin setelah kenaikan mingguan, karena kekhawatiran kelebihan pasokan terus berlanjut di tengah pembicaraan nuklir AS-Iran, sementara investor menilai data pabrik China menunjukkan ketahanan meskipun ada dampak tarif AS. Investor juga berhati-hati karena lembaga pemeringkat global Moody's menurunkan peringkat investasinya pada AS. Pada pukul 23:23 ET (03:23 GMT), Minyak Berjangka Brent yang berakhir pada bulan Juni turun tipis 0,3% menjadi $65,20 per barel, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) juga turun...

Perak masih tertekan,Tetapi kenaikan mungkin terjadi karena ketidakpastian ekonomi AS
Monday, 19 May 2025 12:23 WIB | SILVER

Harga perak (XAG/USD) memperpanjang penurunannya untuk sesi kedua berturut-turut, diperdagangkan sekitar $32,30 per troy ounce selama jam Asia pada hari Senin. Sementara harga perak baru-baru ini menghadapi tekanan ke bawah, penurunan mungkin terbatas karena meningkatnya permintaan untuk aset safe haven, didorong oleh meningkatnya kekhawatiran atas prospek ekonomi AS dan stabilitas fiskal. Moody's telah menurunkan peringkat kredit AS satu tingkat dari Aaa menjadi Aa1 dengan alasan melonjaknya tingkat utang dan meningkatnya beban pembayaran bunga. Hal ini mengikuti penurunan peringkat serupa...

Harga emas masih berjuang untuk memanfaatkan kenaikan
Monday, 19 May 2025 11:31 WIB | GOLD

Harga emas (XAU/USD) menarik pembeli selama sesi Asia pada hari Senin karena penurunan peringkat kredit pemerintah AS yang mengejutkan meredam selera investor terhadap aset yang lebih berisiko dan meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven tradisional. Lebih jauh, penegasan kembali Menteri Keuangan AS Scott Bessent atas ancaman tarif Presiden Donald Trump memberikan dukungan tambahan bagi emas batangan. Sementara itu, taruhan bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga lebih lanjut tahun ini membuat Dolar AS (USD) tertekan dan ternyata menjadi faktor lain yang memberikan...

WTI bertahan setelah data Tiongkok yang beragam
Monday, 19 May 2025 10:09 WIB | Minyak WTI

Harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) berjuang untuk memanfaatkan pergerakan naik pada hari Jumat dan menarik penjual baru di awal minggu yang baru. Namun, komoditas tersebut sedikit pulih dari posisi terendah sesi Asia dan saat ini diperdagangkan di sekitar wilayah $61,70-$61,65, masih turun hampir 0,40% untuk hari itu. Ketidakpastian atas hasil perundingan nuklir Iran-AS dan meningkatnya ketegangan antara Estonia dan Rusia, menyusul penahanan kapal tanker minyak milik Yunani pada hari Minggu, ternyata menjadi faktor utama yang bertindak sebagai pendorong bagi cairan hitam...

Yen Jepang Menguat Akibat Pelemahan Dolar
Monday, 19 May 2025 09:42 WIB | JAPAN

Yen Jepang menguat melewati level 145 per dolar pada hari Senin, menandai sesi penguatan kelima berturut-turut, karena dolar AS melemah menyusul penurunan peringkat kredit Moody's. Pada hari Jumat, lembaga tersebut menurunkan peringkat kredit AS dari Aaa menjadi Aa1, dengan alasan prospek fiskal yang memburuk dan "kurangnya tindakan kebijakan yang efektif" untuk mengatasi defisit yang meningkat. Di dalam negeri, data terbaru menunjukkan bahwa ekonomi Jepang mengalami kontraksi pada kuartal pertama tahun 2025, dengan PDB yang turun lebih buruk dari ekspektasi pasar dan menandai kontraksi...