
Indeks Hang Seng diperkirakan dibuka melemah pada Senin, 15 Desember 2025, setelah sebelumnya ditutup sedikit di atas level 25.975. Proyeksi pembukaan yang lebih rendah ini muncul di tengah sentimen global yang lesu, setelah Wall Street terkoreksi karena aksi jual di saham-saham AI dan teknologi. Investor di Hong Kong juga masih mencerna sinyal perlambatan ekonomi China dan kekhawatiran surplus pasokan di sektor properti dan keuangan, sehingga minat risiko di awal sesi cenderung terbatas.
Tekanan tambahan datang dari sektor teknologi yang beberapa hari terakhir sering memimpin penurunan Hang Seng, sementara saham-saham sensitif suku bunga dan properti masih dibayangi risiko utang dan permintaan yang lemah. Meski begitu, pelaku pasar tetap mengawasi kemungkinan dukungan kebijakan lanjutan dari Beijing untuk menstabilkan pertumbuhan 2026. Jika ada sinyal stimulus tambahan atau berita korporasi positif, pelemahan di pembukaan ini bisa berbalik menjadi rebound teknikal sepanjang sesi. (az)
Sumber: Newsmaker.id
Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik da...
Indeks Hang Seng melemah 1,2% dan ditutup di 26.559,95 pada perdagangan Hong Kong hari Jumat (6/2). Penurunan ini membawa indeks Hang Seng ke level penutupan terendah sejak 20 Januari, setelah sehari ...
Indeks Hang Seng kembali menguat pada hari Kamis (5/2) dan mencatat kenaikan hari ketiga beruntun pada perdagangan di Hong Kong. Indeks naik tipis 0,1% atau +37,92 poin ke level 26.885,24, menandakan ...
Hang Seng Index bergerak tipis naik dan ditutup di 26.847,32 di Hong Kong. Sentimen pasar cenderung stabil, dengan penguatan saham-saham tertentu berhasil menahan tekanan dari sebagian emiten lain. K...
The Hang Seng Index rose 0.2% to 26,834.77 in Hong Kong, stabilizing after the previous session's 2.2% decline. Today's gains were led by the financial sector, with three of the four sectors posting g...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, dan dolar yang mulai melemah. Pemicu utamanya...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fears of imminent supply disruptions. Brent fell...
Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik dari Wall Street. Reli pada Jumat bikin Dow Jones...