
Pasar saham Hong Kong dibuka menguat pada Selasa pagi, 25 November 2025. Indeks Hang Seng naik sekitar 0,9% atau 232 poin ke level 25.948,9 pada saat pembukaan, melanjutkan reli setelah sebelumnya juga menguat hampir 2% ke kisaran 25.717 pada perdagangan Senin.
Sentimen positif didukung rebound bursa global dan meningkatnya keyakinan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan Desember, yang mendorong minat risiko di pasar saham Asia, termasuk Hong Kong. Saham-saham berisiko, terutama sektor teknologi dan siklikal, kembali diminati setelah tekanan jual tajam beberapa pekan terakhir.
Selain faktor eksternal, pelaku pasar juga memantau pergerakan Hang Seng Index Futures yang sehari sebelumnya sempat melonjak lebih dari 480 poin dan menegaskan area support kuat di sekitar 25.000. Selama indeks mampu bertahan di atas zona ini, ruang teknikal untuk kenaikan lanjutan menuju area 26.000 dinilai masih terbuka.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id
Saham Hong Kong sedikit berubah pada perdagangan Jumat pagi, berfluktuasi di sekitar 26.165 setelah dua sesi penurunan, karena pelemahan di sektor properti dan keuangan diimbangi oleh kenaikan di saha...
Saham Hong Kong kembali melemah pada hari Kamis(8/1) karena Hang Seng tetap berada di bawah tekanan jual yang luas, dengan sebagian besar sektor ditutup lebih rendah. Sentimen tertekan oleh penurunan ...
Saham Hong Kong anjlok 367 poin, atau 1,4%, menjadi 26.094 pada perdagangan Kamis pagi, melanjutkan penurunan untuk sesi kedua setelah S&P 500 dan Dow Jones Wall Street merosot dari rekor tertingg...
Saham Hong Kong turun 287 poin, atau 1,1%, menjadi 26.431 pada perdagangan Rabu pagi, membalikkan reli dari tiga sesi terakhir karena para pedagang mengambil keuntungan setelah pasar menyentuh level t...
Saham di Hong Kong melonjak 413 poin, atau 1,6%, menjadi 26.043 pada perdagangan awal hari pertama tahun 2026, pulih dari kerugian pada sesi sebelumnya seiring pasar dibuka kembali setelah libur Tahun...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...
AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera...
Wakil Ketua Federal Reserve untuk Pengawasan, Michelle Bowman, menguraikan perubahan signifikan pada pengawasan dan regulasi perbankan selama...
Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang...