Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Indeks Hang Seng dibuka sedikit lebih rendah karena saham teknologi berkinerja baik
Monday, 24 February 2025 10:03 WIB | HANGSENG |HONGKONG

(Hong Kong) Indeks Hang Seng dibuka turun 5 poin, atau 0,02%, pada 23.472 poin, sementara Indeks Hang Seng China Enterprises naik 3 poin, atau 0,04%, menjadi 8.670 poin. Indeks Teknologi juga mengalami peningkatan moderat, naik 5 poin, atau 0,09%, menjadi 5.864 poin.

Saham teknologi menunjukkan kinerja yang secara umum kuat, dengan Tencent naik 0,9% dan Tencent Music melonjak 9,2% setelah dimasukkan dalam Indeks Teknologi. Keuntungan penting lainnya termasuk Meituan, yang meningkat 1,1%, dan Xiaomi, naik 0,9%. Alibaba mengalami sedikit kenaikan 0,2%, sementara JD.com naik tipis 0,1%. Sebaliknya, Kuaishou mengalami penurunan 2,5%.

Saham keuangan tertinggal, dengan HSBC tetap tidak berubah, AIA turun 0,5%, China Ping An turun 0,2%, dan Bursa Efek Hong Kong turun 0,8%.

HSBC Holdings (LON:HSBA) telah melaporkan hasil tahun penuhnya untuk tahun 2024, yang mengungkapkan pendapatan sebesar US$61,3 miliar, yang mencerminkan peningkatan sebesar 8,7% dari tahun sebelumnya. Namun, laba bersih hanya naik sedikit menjadi US$22,9 miliar, yang menandai peningkatan sebesar 2,2%. Margin laba bank turun menjadi 37%, turun dari 40% pada tahun fiskal 2023, terutama karena meningkatnya biaya.

Laba per saham (EPS) membaik menjadi US$1,25, naik dari US$1,15 pada tahun fiskal 2023. Namun, indikator kinerja perbankan utama menunjukkan beberapa penurunan: margin bunga bersih (NIM) menurun menjadi 1,56% dari 1,66%, sementara rasio biaya terhadap pendapatan meningkat menjadi 50,2%, naik dari 48,5%. Selain itu, pinjaman bermasalah naik menjadi 2,41%, naik dari 2,04% pada tahun sebelumnya.

Meskipun terjadi pertumbuhan pendapatan, hasil HSBC tidak memenuhi ekspektasi analis, meleset dari estimasi pendapatan sebesar 1,1% dan estimasi EPS dengan margin yang sama. Segmen Wealth and Personal Banking menjadi pendorong pendapatan utama, menyumbang US$27,3 miliar, atau 45% dari total pendapatan. Sementara itu, biaya umum dan administrasi merupakan beban operasional terbesar, sebesar US$30,8 miliar, yang merupakan 80% dari total beban.

Ke depannya, HSBC mengantisipasi pertumbuhan pendapatan rata-rata sebesar 3,6% per tahun selama tiga tahun ke depan, dibandingkan dengan perkiraan pertumbuhan sebesar 4,6% untuk industri perbankan Inggris. Meskipun hasilnya beragam, saham perusahaan mengalami peningkatan moderat sebesar 1,9% selama seminggu terakhir.(Cay)

Sumber: Dimsumdaily.HK

RELATED NEWS
Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan...
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memut...

Hang Seng Tembus Tertinggi Sejak 30 Jan...
Wednesday, 11 February 2026 20:20 WIB

Indeks Hang Seng memperpanjang reli untuk hari ketiga berturut-turut pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Rabu (11/2). Indeks naik 0,3% atau 83,23 poin dan ditutup di 27.266,38, sekaligus menand...

Rally Tipis Hang Seng, Investor Masih Waspada...
Tuesday, 10 February 2026 21:09 WIB

Indeks Hang Seng melanjutkan penguatannya pada Selasa (10/2), naik 156 poin (0,6%) dan ditutup di 27.183. Ini jadi kenaikan dua hari beruntun, dengan mayoritas sektor ikut mengangkat pasar tanda risk ...

Saham Hong Kong Ngebut Di Awal Pekan...
Monday, 9 February 2026 14:40 WIB

Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik da...

Hang Seng Tersungkur, Sektor Keuangan Babak Belur...
Friday, 6 February 2026 22:53 WIB

Indeks Hang Seng melemah 1,2% dan ditutup di 26.559,95 pada perdagangan Hong Kong hari Jumat (6/2). Penurunan ini membawa indeks Hang Seng ke level penutupan terendah sejak 20 Januari, setelah sehari ...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS