Tuesday, 10 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Tuesday, 20 January 2026 11:40 WIB

Harga minyak menguat tipis pada perdagangan Selasa (20/1) setelah data ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan mendorong optimisme permintaan. Brent naik 19 sen (0,3%) menjadi $64,13/barel, sementara WTI Februari yang berakhir hari ini naik 25 sen (0,4%) menjadi $59,69/barel. Kontrak WTI Maret yang lebih aktif ikut naik tipis ke sekitar $59,42/barel. Penguatan ini didorong oleh kabar dari China sebagai importir minyak terbesar dunia. Ekonomi China dilaporkan tumbuh 5,0% sepanjang tahun 2025 dan memenuhi target pemerintah. Aktivitas kilang juga meningkat, dengan throughput kilang naik...

RECENT NEWS
Perak Masih Tertekan, Bertahan Di Sekitar $30,00
Thursday, 28 November 2024 17:40 WIB | Perak SILVER

Harga perak (XAG/USD) melanjutkan kerugiannya untuk hari kedua berturut-turut, diperdagangkan sekitar $30,00 per troy ounce selama jam perdagangan Eropa pada hari Kamis. Gencatan senjata baru-baru ini antara Israel dan Hizbullah telah meredakan ketegangan regional, menurunkan kekhawatiran pasar, dan mengurangi permintaan untuk Perak. Sementara beberapa ketidakpastian masih ada karena aksi militer yang sedang berlangsung di Gaza, risiko geopolitik tampaknya tidak terlalu serius. Sumber: newsmaker.id

Emas Kembali Menguat Di Sesi Eropa
Thursday, 28 November 2024 17:26 WIB | GOLD EMAS

Harga emas kembali menguat di sesi Eropa pada hari Kamis. Harga sekarang stabil setelah penurunan tajam pada awal sesi dikarenakan dolar yang menguat dan pasar AS ditutup karena hari Thanksgiving. Penurunan tersebut mencerminkan kalibrasi ulang premi risiko geopolitik yang tertanam dalam harga emas, dengan kesepakatan gencatan senjata antara Lebanon dan Israel mengurangi ketegangan dan menurunkan permintaan safe haven. Meskipun terjadi penurunan ini, logam mulia tetap didukung oleh minat beli yang kuat pada level yang lebih rendah. Sumber: newsmaker.id

Harga Perak Turun Selama Sesi Asia
Thursday, 28 November 2024 10:17 WIB |

Harga perak (XAG/USD) memperpanjang penurunannya untuk hari kedua berturut-turut, diperdagangkan di sekitar $29,60 per troy ounce selama sesi Asia pada hari Kamis(28/11). Penurunan harga Perak dapat dikaitkan dengan berkurangnya arus safe haven di tengah meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Gencatan senjata antara Israel dan kelompok bersenjata Lebanon, Hizbullah, berhasil ditegakkan pada hari Rabu, menyusul kesepakatan yang dimediasi oleh Amerika Serikat (AS) dan Prancis.

Harga Emas Stabil Di Sesi Asia
Thursday, 28 November 2024 08:33 WIB |

Harga Emas Kembali Turun Setelah Data Inflasi Rilis Emas stabil untuk hari kedua, dengan investor menilai prospek suku bunga AS menyusul data inflasi yang mendukung kasus pemangkasan bulan depan. Emas batangan diperdagangkan mendekati $2.625 per ons, dengan tekanan pada logam mereda karena reli dolar AS telah kehilangan tenaga. Dolar AS, yang menguat setelah kemenangan Presiden terpilih Donald Trump, telah melemah minggu ini terhadap mata uang lain di tengah arus akhir bulan. Dolar yang lebih kuat membuat logam lebih mahal bagi banyak pembeli. Sumber: newsmaker.id

Harga Perak Naik Terkait Dolar Melemah, Ancaman Tarif Trump
Wednesday, 27 November 2024 17:07 WIB | Perak SILVER

Harga perak naik di atas $30,40 per ons pada hari Rabu (27/11), memulihkan beberapa kerugian dari awal minggu karena dolar turun dari level tertinggi baru-baru ini. Investor juga menunggu data ekonomi utama AS untuk menilai prospek potensi penurunan suku bunga Federal Reserve. Risalah rapat Fed pada bulan November menunjukkan para pejabat optimis tentang penurunan inflasi dan pasar tenaga kerja yang tangguh, mendukung kasus penurunan suku bunga lebih lanjut. Namun, mereka mengindikasikan preferensi untuk penyesuaian bertahap. Pasar saat ini memperkirakan peluang 63% bahwa Fed akan...