
Harga emas (XAU/USD) turun sedikit pada sesi Asia hari Senin (29/12) setelah sebelumnya mencapai rekor tertinggi sekitar $4.550 per ons. Koreksi ini dipicu oleh aksi ambil untung menjelang liburan akhir tahun ketika likuiditas pasar tipis, ditambah dengan efek penguatan dolar AS, yang membuat emas lebih mahal bagi pembeli di luar AS.
Meskipun demikian, tren emas secara keseluruhan tetap kuat, setelah naik hampir 70% sejauh ini pada tahun 2025 (kinerja terbaiknya sejak 1979). Ekspektasi penurunan suku bunga Fed pada tahun 2026 dan ketegangan geopolitik membantu menahan penurunan tersebut, sementara pasar juga memantau data AS, seperti klaim pengangguran, yang turun menjadi 214.000 (dari 224.000), dan menunggu rilis data Penjualan Rumah Tertunda November. (asd)
Harga emas pada saat analisis ini dilakukan adalah $4.516
Pernyataan :
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundament...
Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sent...
Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menung...
Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada ril...
Harga Brent Oil relatif turun karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan akhirnya konflik Rusia‘Ukraina. Jika perang mereda, ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi sanksi bisa kembali masu...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...