
Harga emas masih bertahan di sekitar $4.270 per ons pada hari Jumat, dekat level tertinggi dalam tujuh minggu dan berpotensi mencetak kenaikan mingguan. Sentimen positif ini datang dari ekspektasi bahwa The Fed akan terus melonggarkan kebijakan moneter. Pasar tenaga kerja AS mulai kelihatan melemah, tercermin dari klaim pengangguran minggu 6 Desember yang naik lebih tinggi dari perkiraan dan menyentuh level tertinggi dalam lebih dari dua bulan. Kondisi ini membuat pelaku pasar semakin yakin bahwa Fed bisa memotong suku bunga dua kali pada 2026, meski proyeksi resmi Fed hanya mengisyaratkan satu kali.
Di saat yang sama, The Fed baru saja memotong suku bunga 25 bps untuk ketiga kalinya tahun ini dan memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga tambahan hampir pasti tidak akan terjadi. Bank sentral AS juga akan membeli sekitar $40 miliar surat utang Treasury jangka pendek untuk meredakan tekanan di pasar uang. Langkah ini diperkirakan akan menahan imbal hasil jangka pendek agar tidak naik terlalu tinggi, sehingga makin memperkuat daya tarik emas dan logam mulia lain sebagai aset lindung nilai.
Harga Emas pada saat analisis ini dirilis berada pada level $ 4.269
Disclaimer
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi yang pasti. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber : Newsmaker.id
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundament...
Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sent...
Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menung...
Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada ril...
Harga Brent Oil relatif turun karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan akhirnya konflik Rusia‘Ukraina. Jika perang mereda, ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi sanksi bisa kembali masu...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...