
Harga emas kembali naik pada sesi Asia hari Rabu(3/12) setelah bertahan di area $4.164, mendekati level tertingginya sejak akhir Oktober. Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi kuat bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga minggu depan. Spekulasi bahwa pengganti Jerome Powell mungkin lebih dovish juga membuat dolar AS melemah, sehingga memberi ruang bagi emas - yang tidak menawarkan imbal hasil - untuk menguat.
Selain faktor suku bunga, ketegangan geopolitik seperti konflik Rusia-Ukraina membuat investor kembali melirik emas sebagai aset aman. Meski sentimen di pasar saham cukup positif, banyak pelaku pasar menunggu data ekonomi AS yang akan dirilis minggu ini, termasuk laporan ADP, PMI Jasa ISM, dan terutama data inflasi PCE pada hari Jumat yang bisa menentukan arah harga emas selanjutnya.
Harga Emas pada saat analisis ini dirilis berada pada level $4.221
Pernyataan:
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi yang pasti. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber : Newsmaker.id
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundament...
Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sent...
Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menung...
Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada ril...
Harga Brent Oil relatif turun karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan akhirnya konflik Rusia‘Ukraina. Jika perang mereda, ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi sanksi bisa kembali masu...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, dan dolar yang mulai melemah. Pemicu utamanya...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fears of imminent supply disruptions. Brent fell...
Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik dari Wall Street. Reli pada Jumat bikin Dow Jones...