
Harga emas melemah ke kisaran sekitar $4.060 per ons pada Rabu, memangkas sebagian kenaikan yang tercatat di sesi sebelumnya. Pergerakan ini terjadi karena investor memilih bersikap hati-hati menjelang rilis dua data penting dari Amerika Serikat: risalah rapat The Fed (FOMC) yang dirilis hari ini dan laporan ketenagakerjaan yang akan keluar Kamis. Kedua rilis tersebut dipandang bisa memberi petunjuk lebih jelas soal arah suku bunga ke depan.
Sejumlah data ekonomi AS yang sempat tertunda mulai kembali dirilis setelah penutupan pemerintah berakhir. Klaim tunjangan pengangguran naik ke level tertinggi dua bulan, dengan klaim lanjutan menyentuh 1,9 juta orang. Angka ini sedikit meningkatkan harapan pemangkasan suku bunga pada Desember, namun pasar tetap waspada karena data berikutnya bisa membuat The Fed semakin sulit melonggarkan kebijakan, terlebih beberapa pejabat masih ragu soal potong bunga. Di sisi lain, kekhawatiran valuasi saham teknologi yang sudah terlalu tinggi terus menekan selera risiko di pasar saham, sehingga emas tetap dipandang menarik sebagai aset safe haven di tengah aksi jual di bursa ekuitas. (az)
Harga Emas pada saat analisis ini dirilis adalah $4.073
Pernyataan:
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi yang pasti. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber : Newsmaker.id
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundament...
Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sent...
Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menung...
Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada ril...
Harga Brent Oil relatif turun karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan akhirnya konflik Rusia‘Ukraina. Jika perang mereda, ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi sanksi bisa kembali masu...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...