
Brent di sekitar $69.04 pada sesi Eropa cenderung menahan kenaikan karena sinyal permintaan masuk musim sepi (pasca puncak musim perjalanan), sementara data stok AS yang turun masih jadi penopang di bawah. Di sisi pasokan, pasar menimbang kabar ekspor pipa Kurdistan bisa kembali, yang berpotensi menambah suplai, berbarengan dengan output OPEC+ yang cenderung naik ke Q4. Campuran faktor ini bikin reli kemarin terasa lebih didorong sentimen ketimbang perubahan fundamental yang kuat.
Di saat yang sama, risiko geopolitik tetap "hidup"”serangan Ukraina ke infrastruktur energi Rusia dan retorika politik yang lebih keras bisa mengganggu arus suplai kapan saja. Namun, tanda-tanda moderasi permintaan juga muncul: bensin AS melambat, data perjalanan udara tak sekuat bulan-bulan sebelumnya, dan proses perawatan kilang di beberapa wilayah mengurangi kebutuhan crude jangka pendek. Dengan Dolar AS yang sedikit melemah memberi dukungan terbatas, keseluruhan gambar fundamental saat ini masih imbang: penurunan stok dan risiko suplai vs. permintaan yang tak terlalu agresif dan potensi kembalinya aliran minyak dari Kurdistan.(ads)
Harga minyak brent saat artikel ini ditulis adalah $69.03
Disclaimer :
Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundament...
Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sent...
Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menung...
Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada ril...
Harga Brent Oil relatif turun karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan akhirnya konflik Rusia‘Ukraina. Jika perang mereda, ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi sanksi bisa kembali masu...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, dan dolar yang mulai melemah. Pemicu utamanya...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fears of imminent supply disruptions. Brent fell...
Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik dari Wall Street. Reli pada Jumat bikin Dow Jones...