
Harga emas terus mendekati level $3.650 per ons dan bersiap mencatat kenaikan mingguan keempat. Hal ini dipicu oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga AS, seiring arus masuk ke dana ETF berbasis emas yang semakin meningkat. Perak juga ikut terkerek, mencapai $42 per ons-level tertinggi sejak 2011. Pasar sentimen didukung oleh data inflasi konsumen AS bulan Agustus yang sesuai perkiraan, memberi ruang bagi The Fed untuk menurunkan biaya pinjaman setelah data pasar tenaga kerja sebelumnya menunjukkan pelemahan.
Para pelaku pasar kini memperkirakan setidaknya satu kali pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Fed minggu depan, dengan potensi dua kali pemangkasan tambahan hingga akhir tahun. Kondisi ini menekan dolar AS dan imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun, sehingga semakin mendukung harga logam mulia. Biaya pinjaman yang lebih rendah, imbal hasil turun, serta melemahnya greenback secara historis memang menjadi kombinasi positif bagi emas dan perak.
Harga emas saat artikel ini ditulis adalah $3.649/Toz.
DISCLAIMER
Catatan: Artikel ini hanya untuk tujuan analisis dan bukan referensi definitif. Mengingat perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundament...
Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sent...
Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menung...
Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada ril...
Harga Brent Oil relatif turun karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan akhirnya konflik Rusia‘Ukraina. Jika perang mereda, ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi sanksi bisa kembali masu...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...