Silver strengthened in the Asian session, supported by a weaker dollar and falling US yields as the market became more confident in the Fed's September rate cut scenario (85–87% probability).
This sentiment persisted despite solid US data—Q2 GDP revised to 3.3% and jobless claims falling to 229,000—as concerns about the Fed's independence (Lisa Cook's lawsuit against Trump's impeachment attempt) increased safe-haven demand, boosting precious metals.
Looking ahead, the market's primary focus is the July US core PCE release, which is expected to rise 0.3% m/m and around 2.9% y/y. A result above expectations could dampen cut bets, strengthen the dollar/yield, and limit silver's rally to the $39–$40 area. Conversely, a consistent/lower figure could potentially trigger a test of $40+, especially since banks like HSBC recently raised their 2025 silver price projections, underscoring the strong pull of the gold rally.
The price of silver at the time of writing fell 0.66% to $39.014/Toz.
DISCLAIMER
Note: This article is for analytical purposes only and is not a definitive reference. Please consider fundamental and technical developments in trading before making any investment decisions.
Source: Newsmaker.id
Emas bergerak di sekitar $3.410 per ons pada Jumat(29/8), mendekati level tertinggi lebih dari sebulan dan menatap kenaikan mingguan kedua. Dukungan datang dari pelemahan dolar AS dan permintaan safe ...
Harga emas stabil pada kamis (28/8), seiring investor memantau data inflasi AS yang akan dirilis Jumat mendatang. Logam mulia ini sebelumnya mendapat dukungan dari kekhawatiran atas independensi Feder...
Harga perak naik pada Kamis(28/8), seiring meningkatnya spekulasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga lebih cepat dari perkiraan. Pernyataan sejumlah pejabat Fed yang bernada dovish mendor...
Emas bergerak turun ke area $3.380 pada Kamis, terkoreksi ringan dari puncak dua pekan menjelang rilis PCE Jumat (29/8 WIB) yang jadi acuan inflasi The Fed. Ketidakpastian politik-termasuk polemik upa...
Perak bertahan di kisaran $38.605 di sesi Asia pada hari Kamis (28 Agustus 2025), sedikit terkoreksi dari area $39,00 dengan volatilitas terbatas. Intraday, $38,50 merupakan support terdekat, sementar...
Harga minyak melemah tipis dan mengarah pada penurunan bulanan, dengan perdagangan didominasi kekhawatiran potensi kelebihan pasokan serta ketegangan geopolitik, termasuk upaya yang dipimpin AS untuk mengakhiri perang di Ukraina. Brent kontrak...
Emas bergerak di sekitar $3.410 per ons pada Jumat(29/8), mendekati level tertinggi lebih dari sebulan dan menatap kenaikan mingguan kedua. Dukungan datang dari pelemahan dolar AS dan permintaan safe haven di tengah ketidakpastian arah kebijakan...
EUR/USD melemah setelah tiga hari penurunan, diperdagangkan di sekitar 1,1660 pada jam perdagangan Asia, Jumat(29/8). Pelaku pasar menanti rilis Penjualan Ritel Juli dan estimasi awal CPI Agustus dari Jerman pada hari yang sama. Fokus berikutnya...
Indeks kepercayaan konsumen The Conference Board turun menjadi 97,4 pada bulan Agustus dari 98,7 pada bulan Juli, dibandingkan dengan penurunan yang...
Presiden Bank Sentral Federal New York, John Williams, mengindikasikan pada hari Rabu bahwa suku bunga dapat turun di beberapa titik, tetapi...
Rusia melancarkan serangan pesawat nirawak besar-besaran terhadap infrastruktur energi dan transportasi gas di enam wilayah Ukraina dalam semalam,...
Laporan terbaru Pesanan Barang Tahan Lama telah dirilis, menunjukkan penurunan sebesar 2,8%. Metrik ini mengukur perubahan nilai total pesanan baru...