
Harga emas (XAU/USD) mempertahankan bias negatifnya sepanjang paruh pertama sesi Eropa pada hari Jumat (17/1), meskipun tidak ada tindak lanjut penjualan dan tetap mendekati level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari sebelumnya.
Dolar AS (USD) kembali menguat dan untuk saat ini, tampaknya telah mengakhiri penurunan tiga hari berturut-turut di tengah meningkatnya penerimaan bahwa Federal Reserve (Fed) akan menghentikan siklus pemotongan suku bunganya akhir bulan ini. Hal ini, bersama dengan nada yang umumnya positif di sekitar pasar ekuitas, ternyata menjadi faktor utama yang melemahkan logam mulia tersebut.
Sementara itu, ekspektasi bahwa inflasi yang lebih rendah di AS akan memungkinkan Federal Reserve (Fed) untuk memangkas suku bunga lebih lanjut tahun ini akan membatasi apresiasi USD lebih lanjut dan memberikan sedikit dukungan pada harga Emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Sumber: Newsmaker.id
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundament...
Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sent...
Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menung...
Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada ril...
Harga Brent Oil relatif turun karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan akhirnya konflik Rusia‘Ukraina. Jika perang mereda, ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi sanksi bisa kembali masu...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, dan dolar yang mulai melemah. Pemicu utamanya...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fears of imminent supply disruptions. Brent fell...
Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik dari Wall Street. Reli pada Jumat bikin Dow Jones...