Thursday, 05 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
The Fed Semakin Terpecah Belah Terkait Pemangkasan Suku Bunga Desember
Wednesday, 12 November 2025 16:24 WIB | FISCAL & MONETARY |Federal Reserve

Para pejabat Federal Reserve semakin terpecah belah mengenai apakah akan memangkas suku bunga pada bulan Desember, lapor Nick Timiraos dari Wall Street Journal pada hari Selasa.

Timiraos, yang dijuluki "si pembisik The Fed", mengatakan bahwa para pejabat terpecah belah mengenai ancaman yang lebih besar bagi perekonomian: inflasi yang stagnan atau pasar tenaga kerja yang lesu dengan penundaan data resmi baru-baru ini, akibat penutupan pemerintah yang berkepanjangan, yang semakin memperparah ketegangan ini.

Bank sentral telah memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin dalam keputusan yang hampir bulat pada bulan September dan Oktober.

Namun, sejumlah pembuat kebijakan yang berpandangan hawkish mempertanyakan perlunya pemangkasan suku bunga lebih lanjut, terutama pemangkasan ketiga berturut-turut pada bulan Desember.

Ketua Jerome Powell juga telah menepis ekspektasi bahwa pemangkasan suku bunga pada bulan Desember sudah pasti.

Ketegangan mengenai pemangkasan suku bunga pada bulan Desember diperparah oleh penutupan pemerintah terlama yang pernah ada, yang menunda rilis beberapa laporan resmi inflasi dan ketenagakerjaan.

Namun, penutupan pemerintah akan berakhir minggu ini, yang memungkinkan pemerintah untuk merilis beberapa data ekonomi penting sebelum pertemuan The Fed pada bulan Desember.

CME Fedwatch menunjukkan pasar memperkirakan peluang sebesar 61,9% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin lagi selama pertemuan 10-11 Desember, dan peluang sebesar 38,1% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap stabil.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Menurut Steven Miran Suku Bunga Tahun 2026 Masih Bisa Turun Sebesar 150 Bps...
Thursday, 8 January 2026 22:55 WIB

Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan ...

Wakil Ketua Fed Bowman Menguraikan Upaya Modernisasi Regulasi...
Thursday, 8 January 2026 05:35 WIB

Wakil Ketua Federal Reserve untuk Pengawasan, Michelle Bowman, menguraikan perubahan signifikan pada pengawasan dan regulasi perbankan selama pidatonya di Seminar Presiden Bank Asosiasi Bankir Califor...

Menurut Petinggi Fed Masih Ada Peluang Pemangkasan Suku Bunga Lanjutan...
Tuesday, 6 January 2026 23:47 WIB

Perubahan lebih lanjut pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve perlu "disesuaikan dengan cermat" berdasarkan data yang masuk mengingat risiko terhadap target lapangan kerja dan inflasi bank sent...

Barkin: Ekonomi AS di Titik Rapuh, Data Jadi Penentu...
Tuesday, 6 January 2026 20:26 WIB

Presiden Bank Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, mengatakan prospek kebijakan moneter tetap berada dalam keseimbangan yang rapuh mengingat tekanan yang saling bertentangan dari meningkatnya pengang...

Rapat Desember Tak Sejalan, Risalah Fed Picu Spekulasi Pasar...
Wednesday, 31 December 2025 02:12 WIB

Bank Sentral AS (Federal Reserve) setuju untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember hanya setelah perdebatan yang sangat bernuansa tentang risiko yang dihadapi ekonomi AS saat ini, menurut cat...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS