
Dalam sebuah pernyataan setelah rapat kebijakan bulan September, Bank Sentral Australia (RBA) menyatakan:
"Dengan tanda-tanda pemulihan permintaan swasta, indikasi bahwa inflasi mungkin persisten di beberapa wilayah, dan kondisi pasar tenaga kerja secara keseluruhan tetap stabil, Dewan memutuskan bahwa mempertahankan suku bunga tunai pada level saat ini pada rapat ini adalah langkah yang tepat. Kondisi keuangan telah membaik sejak awal tahun dan tampaknya hal ini berdampak, tetapi akan membutuhkan waktu untuk melihat dampak penuh dari penurunan suku bunga tunai sebelumnya.
Dewan menilai bahwa tetap berhati-hati dan memperbarui pandangannya tentang prospek seiring perkembangan data adalah langkah yang tepat. Dewan tetap waspada terhadap meningkatnya tingkat ketidakpastian tentang prospek. Dewan mencatat bahwa kebijakan moneter berada pada posisi yang tepat untuk merespons secara tegas perkembangan internasional jika perkembangan tersebut memiliki implikasi material terhadap aktivitas dan inflasi di Australia."
Dewan akan mencermati data dan penilaian yang terus berkembang terhadap prospek dan risiko untuk memandu keputusannya. Dalam hal ini, Dewan akan mencermati perkembangan ekonomi global dan pasar keuangan, tren permintaan domestik, serta prospek inflasi dan pasar tenaga kerja. Dewan berfokus pada mandatnya untuk mewujudkan stabilitas harga dan lapangan kerja penuh, dan akan melakukan apa pun yang dianggap perlu untuk mencapai hasil tersebut. (azf)
Sumber: Bloomeberg
Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan ...
Wakil Ketua Federal Reserve untuk Pengawasan, Michelle Bowman, menguraikan perubahan signifikan pada pengawasan dan regulasi perbankan selama pidatonya di Seminar Presiden Bank Asosiasi Bankir Califor...
Perubahan lebih lanjut pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve perlu "disesuaikan dengan cermat" berdasarkan data yang masuk mengingat risiko terhadap target lapangan kerja dan inflasi bank sent...
Presiden Bank Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, mengatakan prospek kebijakan moneter tetap berada dalam keseimbangan yang rapuh mengingat tekanan yang saling bertentangan dari meningkatnya pengang...
Bank Sentral AS (Federal Reserve) setuju untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember hanya setelah perdebatan yang sangat bernuansa tentang risiko yang dihadapi ekonomi AS saat ini, menurut cat...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...
Saham Hong Kong sedikit berubah pada perdagangan Jumat pagi, berfluktuasi di sekitar 26.165 setelah dua sesi penurunan, karena pelemahan di sektor properti dan keuangan diimbangi oleh kenaikan di saham teknologi dan konsumen. Para pedagang menilai...
Bursa saham Jepang menguat pada awal perdagangan, didorong pelemahan yen dan sinyal ekonomi Amerika Serikat yang masih solid. Kondisi ini meningkatkan minat beli pada saham-saham berorientasi ekspor dan sektor yang sensitif terhadap pergerakan suku...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE)...
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di...
Perubahan lebih lanjut pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve perlu "disesuaikan dengan cermat" berdasarkan data yang masuk mengingat risiko...