Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
The Fed Warning: Kebijakan Ketat Bisa Tekan Pasar Tenaga Kerja
Monday, 22 September 2025 23:12 WIB | FISCAL & MONETARY |Fiskal & Moneter

Gubernur Federal Reserve Stephen Miran mengatakan suku bunga terlalu tinggi dan mengusulkan penurunan agresif dalam beberapa bulan mendatang untuk melindungi pasar tenaga kerja.

Dalam pidato kebijakan pertamanya sejak dilantik sebagai gubernur minggu lalu, Miran memaparkan alasan mengapa suku bunga netral”di mana suku bunga kebijakan tidak menstimulasi atau membebani perekonomian”telah turun.

Suku bunga tersebut, yang kemungkinan besar ditaksir terlalu tinggi di masa lalu, juga telah diturunkan baru-baru ini oleh tarif, pembatasan imigrasi, dan kebijakan pajak, menurut Miran. Artinya, suku bunga seharusnya jauh lebih rendah untuk mencegah kerusakan ekonomi, ujarnya.

"Intinya adalah kebijakan moneter berada di wilayah restriktif," kata Miran, Senin, dalam pidato yang telah disiapkan untuk sebuah acara di Economic Club of New York. "Membiarkan suku bunga jangka pendek sekitar 2 poin persentase terlalu ketat berisiko menyebabkan PHK yang tidak perlu dan pengangguran yang lebih tinggi."

Pejabat terbaru The Fed berpartisipasi dalam rapat Komite Pasar Terbuka Federal minggu lalu, di mana para pembuat kebijakan menurunkan suku bunga sebesar seperempat poin persentase untuk pertama kalinya sejak Desember, ke kisaran 4-4,25%. Miran, yang ditunjuk oleh Presiden Donald Trump untuk mengisi kekosongan di dewan, tidak setuju, lebih memilih untuk menurunkan suku bunga sebesar setengah poin persentase.

Miran ingin memotong suku bunga sebesar 1,25 poin persentase lagi pada dua pertemuan FOMC yang tersisa tahun ini, katanya pada hari Jumat. Sebaliknya, proyeksi median dari 19 pejabat The Fed menunjukkan mereka akan menurunkan suku bunga sebesar setengah poin persentase lagi.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Menurut Steven Miran Suku Bunga Tahun 2026 Masih Bisa Turun Sebesar 150 Bps...
Thursday, 8 January 2026 22:55 WIB

Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan ...

Wakil Ketua Fed Bowman Menguraikan Upaya Modernisasi Regulasi...
Thursday, 8 January 2026 05:35 WIB

Wakil Ketua Federal Reserve untuk Pengawasan, Michelle Bowman, menguraikan perubahan signifikan pada pengawasan dan regulasi perbankan selama pidatonya di Seminar Presiden Bank Asosiasi Bankir Califor...

Menurut Petinggi Fed Masih Ada Peluang Pemangkasan Suku Bunga Lanjutan...
Tuesday, 6 January 2026 23:47 WIB

Perubahan lebih lanjut pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve perlu "disesuaikan dengan cermat" berdasarkan data yang masuk mengingat risiko terhadap target lapangan kerja dan inflasi bank sent...

Barkin: Ekonomi AS di Titik Rapuh, Data Jadi Penentu...
Tuesday, 6 January 2026 20:26 WIB

Presiden Bank Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, mengatakan prospek kebijakan moneter tetap berada dalam keseimbangan yang rapuh mengingat tekanan yang saling bertentangan dari meningkatnya pengang...

Rapat Desember Tak Sejalan, Risalah Fed Picu Spekulasi Pasar...
Wednesday, 31 December 2025 02:12 WIB

Bank Sentral AS (Federal Reserve) setuju untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember hanya setelah perdebatan yang sangat bernuansa tentang risiko yang dihadapi ekonomi AS saat ini, menurut cat...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS