
Presiden Bank Sentral Federal New York, John Williams, mengindikasikan pada hari Rabu bahwa suku bunga dapat turun di beberapa titik, tetapi menekankan bahwa data ekonomi mendatang akan menentukan apakah penurunan suku bunga tepat pada pertemuan 16-17 September.
"Setiap pertemuan, dari perspektif saya, selalu siap" untuk perubahan suku bunga acuan, ujar Williams dalam wawancara CNBC. Ia menambahkan bahwa "risikonya lebih seimbang. Kita hanya perlu melihat bagaimana data tersebut berkembang."
Sebelum pertemuan Federal Reserve berikutnya, para pembuat kebijakan akan menerima data ketenagakerjaan terbaru dan informasi inflasi harga konsumen terbaru. Laporan-laporan ini dapat secara signifikan memengaruhi keputusan bank sentral untuk menurunkan suku bunga sebesar seperempat poin persentase dari kisaran 4,25% hingga 4,5% saat ini, yang tidak berubah sejak Desember.
Ketika ditanya tentang tuduhan yang dilontarkan Presiden Donald Trump terhadap Gubernur The Fed, Lisa Cook, Williams menolak berkomentar secara langsung. Ia mengatakan tentang Cook bahwa "dia selalu membawa integritas dan komitmen terhadap misi Federal Reserve."
Tanpa secara khusus membahas upaya Trump untuk mencopot Cook dari jabatannya, yang tampaknya akan berujung pada proses hukum, Williams menyoroti pentingnya independensi The Fed, dengan menyatakan bahwa "struktur Federal Reserve...dirancang agar para pembuat kebijakan independen yang membuat keputusan yang memengaruhi perekonomian dalam jangka panjang, terlepas dari tekanan politik jangka pendek. Dan saya pikir itu sangat, sangat penting."(Cay)
Sumber: Investing.com
Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan ...
Wakil Ketua Federal Reserve untuk Pengawasan, Michelle Bowman, menguraikan perubahan signifikan pada pengawasan dan regulasi perbankan selama pidatonya di Seminar Presiden Bank Asosiasi Bankir Califor...
Perubahan lebih lanjut pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve perlu "disesuaikan dengan cermat" berdasarkan data yang masuk mengingat risiko terhadap target lapangan kerja dan inflasi bank sent...
Presiden Bank Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, mengatakan prospek kebijakan moneter tetap berada dalam keseimbangan yang rapuh mengingat tekanan yang saling bertentangan dari meningkatnya pengang...
Bank Sentral AS (Federal Reserve) setuju untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember hanya setelah perdebatan yang sangat bernuansa tentang risiko yang dihadapi ekonomi AS saat ini, menurut cat...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...