
Bank Nasional Swiss (SNB) memangkas suku bunga kebijakannya sebesar 25 bps menjadi 0% pada Juni 2025, sesuai perkiraan, menetapkan biaya pinjaman pada nol untuk pertama kalinya sejak suku bunga negatif pada akhir 2022. Langkah tersebut dilakukan di tengah meredanya tekanan inflasi dan melemahnya prospek ekonomi global.
Harga konsumen di Swiss turun sebesar 0,1% pada bulan Mei, menandai penurunan pertama dalam empat tahun, terutama didorong oleh harga yang lebih rendah dalam pariwisata dan produk minyak. SNB sekarang memproyeksikan inflasi rata-rata sebesar 0,2% untuk tahun 2025, 0,5% untuk tahun 2026, dan 0,7% untuk tahun 2027.
PDB Swiss juga membukukan pertumbuhan yang kuat pada kuartal pertama tahun 2025, sebagian didukung oleh ekspor awal ke AS menjelang tarif baru, meskipun momentum yang mendasarinya lebih sederhana.
Pertumbuhan diperkirakan melambat pada kuartal mendatang, dengan perkiraan ekspansi PDB sebesar 1% hingga 1,5% untuk tahun 2025 dan 2026. Sementara itu, prospek global memburuk karena meningkatnya ketegangan perdagangan, yang menambah ketidakpastian lebih lanjut pada prospek perdagangan Swiss. (Arl)
Sumber: Trading Economics
Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan ...
Wakil Ketua Federal Reserve untuk Pengawasan, Michelle Bowman, menguraikan perubahan signifikan pada pengawasan dan regulasi perbankan selama pidatonya di Seminar Presiden Bank Asosiasi Bankir Califor...
Perubahan lebih lanjut pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve perlu "disesuaikan dengan cermat" berdasarkan data yang masuk mengingat risiko terhadap target lapangan kerja dan inflasi bank sent...
Presiden Bank Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, mengatakan prospek kebijakan moneter tetap berada dalam keseimbangan yang rapuh mengingat tekanan yang saling bertentangan dari meningkatnya pengang...
Bank Sentral AS (Federal Reserve) setuju untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember hanya setelah perdebatan yang sangat bernuansa tentang risiko yang dihadapi ekonomi AS saat ini, menurut cat...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...
Saham Hong Kong sedikit berubah pada perdagangan Jumat pagi, berfluktuasi di sekitar 26.165 setelah dua sesi penurunan, karena pelemahan di sektor properti dan keuangan diimbangi oleh kenaikan di saham teknologi dan konsumen. Para pedagang menilai...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE)...
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah...