Thursday, 05 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Federal Reserve Akan Mempertahankan Suku Bunga Menunggu Kejelasan Kebijakan Trump
Wednesday, 19 March 2025 20:17 WIB | FISCAL & MONETARY |Fiskal & Moneter

Federal Reserve (Fed) Amerika Serikat (AS) akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya dan merilis Ringkasan Proyeksi Ekonomi (SEP) yang telah direvisi, yang dikenal sebagai dot plot, setelah pertemuan kebijakan Maret pada hari Rabu. Pelaku pasar secara luas mengantisipasi bank sentral AS untuk tidak mengubah pengaturan kebijakan untuk pertemuan kedua berturut-turut, setelah memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 4,25%-4,5% pada bulan Desember.

CME FedWatch Tool menunjukkan bahwa investor melihat sedikit peluang penurunan suku bunga pada bulan Maret sementara memperkirakan sekitar 30% peluang penurunan sebesar 25 bps pada bulan Mei. Oleh karena itu, perkiraan yang direvisi dan komentar dari Ketua Fed Jerome Powell dapat mendorong valuasi Dolar AS (USD) daripada keputusan suku bunga itu sendiri. Pada bulan Desember, diagram titik menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan memproyeksikan penurunan suku bunga kebijakan sebesar 50 bps pada tahun 2025, sementara memperkirakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahunan sebesar 2,1% dan melihat inflasi pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) tahunan sebesar 2,5% pada akhir tahun.

"FOMC secara luas diharapkan untuk mempertahankan sikap kebijakannya tidak berubah untuk pertemuan kedua berturut-turut," kata analis TD Securities yang meninjau acara Fed. "Mengingat sinyal yang masih stabil yang diberikan oleh pasar tenaga kerja di tengah inflasi yang masih lesu, kami berharap Ketua Powell akan menggandakan pesannya tentang kesabaran mengenai keputusan kebijakan. Kami juga tidak mengantisipasi adanya perubahan signifikan pada rencana SEP atau QT Fed untuk saat ini," mereka menambahkan.

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Menurut Steven Miran Suku Bunga Tahun 2026 Masih Bisa Turun Sebesar 150 Bps...
Thursday, 8 January 2026 22:55 WIB

Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan ...

Wakil Ketua Fed Bowman Menguraikan Upaya Modernisasi Regulasi...
Thursday, 8 January 2026 05:35 WIB

Wakil Ketua Federal Reserve untuk Pengawasan, Michelle Bowman, menguraikan perubahan signifikan pada pengawasan dan regulasi perbankan selama pidatonya di Seminar Presiden Bank Asosiasi Bankir Califor...

Menurut Petinggi Fed Masih Ada Peluang Pemangkasan Suku Bunga Lanjutan...
Tuesday, 6 January 2026 23:47 WIB

Perubahan lebih lanjut pada suku bunga jangka pendek Federal Reserve perlu "disesuaikan dengan cermat" berdasarkan data yang masuk mengingat risiko terhadap target lapangan kerja dan inflasi bank sent...

Barkin: Ekonomi AS di Titik Rapuh, Data Jadi Penentu...
Tuesday, 6 January 2026 20:26 WIB

Presiden Bank Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, mengatakan prospek kebijakan moneter tetap berada dalam keseimbangan yang rapuh mengingat tekanan yang saling bertentangan dari meningkatnya pengang...

Rapat Desember Tak Sejalan, Risalah Fed Picu Spekulasi Pasar...
Wednesday, 31 December 2025 02:12 WIB

Bank Sentral AS (Federal Reserve) setuju untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember hanya setelah perdebatan yang sangat bernuansa tentang risiko yang dihadapi ekonomi AS saat ini, menurut cat...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS