Friday, 02 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Rusia dan Kyiv Saling Tuduh Serang Warga Sipil
Friday, 2 January 2026 07:40 WIB | GLOBAL ECONOMIC |Ekonomi Global

Rusia dan Ukraina saling menuduh telah menyerang warga sipil selama perayaan Tahun Baru. Moskow menyebut sebuah serangan drone Ukraina menghantam hotel dan kafe di wilayah Kherson yang dikuasai Rusia di Ukraina selatan, menewaskan banyak orang. Sementara itu, Kyiv mengatakan Rusia melancarkan serangan besar-besaran yang merusak pasokan listrik dan infrastruktur penting di berbagai wilayah Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyatakan Rusia sengaja meningkatkan serangan saat liburan. Ia mengklaim lebih dari 200 drone serang diluncurkan Rusia pada malam Tahun Baru dan menargetkan infrastruktur energi di tujuh wilayah. Menurutnya, serangan ini menunjukkan Ukraina sangat membutuhkan bantuan sistem pertahanan udara dari sekutu secepat mungkin.

Di sisi lain, Rusia menuduh Ukraina melakukan "kejahatan perang". Pejabat Rusia di wilayah Kherson mengatakan drone Ukraina menyerang lokasi perayaan Tahun Baru yang dihadiri warga sipil, menewaskan sedikitnya 24 orang dan melukai puluhan lainnya. Rusia menyebut serangan itu disengaja dan menargetkan warga sipil, tuduhan yang dibantah Ukraina.

Militer Ukraina menegaskan mereka hanya menyerang target militer dan energi yang digunakan untuk mendukung operasi Rusia. Ukraina juga melaporkan bahwa serangan Rusia terus menewaskan warga sipil di kota-kota dekat garis depan, termasuk di wilayah Kherson yang dikuasai Ukraina. Serangan juga dilaporkan merusak fasilitas kereta api di beberapa wilayah.

Ketegangan ini terjadi di tengah pembicaraan intensif yang diawasi oleh Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat tahun. Kedua pihak saling menuduh mencoba memengaruhi pandangan Trump. Sementara itu, pertempuran dan serangan udara terus berlanjut, membuat upaya perdamaian masih dipenuhi ketidakpastian. (az)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Trump: AS Serang Dermaga Pemuatan Narkoba di Venezuela...
Tuesday, 30 December 2025 06:18 WIB

Presiden Donald Trump mengatakan AS menyerang sebuah fasilitas di dalam Venezuela, yang akan menjadi peningkatan signifikan dalam kampanyenya melawan dugaan operasi perdagangan narkoba di sana. "Terj...

Trump dan Putin Gelar Panggilan Positif, Gedung Putih Ungkap Hasilnya...
Monday, 29 December 2025 23:29 WIB

Presiden Donald Trump mengadakan panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Senin untuk membahas upaya menghentikan perang di Ukraina, menurut Gedung Putih. Sekretaris Pers Gedun...

Apa yang Diam-Diam Disiapkan Trump dan China untuk 2026?...
Friday, 26 December 2025 11:09 WIB

Menutup tahun 2025 dari Beijing, saya tidak mengklaim memiliki kemampuan meramal masa depan. Jika dinilai dari akurasi, prediksi sering kali gagal. Namun, bertahun-tahun sebagai jurnalis mengajarkan s...

Minyak Venezuela Jadi Target, Gedung Putih Libatkan Militer...
Friday, 26 December 2025 01:12 WIB

Gedung Putih telah memerintahkan pasukan militer AS untuk fokus hampir sepenuhnya pada penegakan "karantina" minyak Venezuela setidaknya selama dua bulan ke depan, kata seorang pejabat AS kepada Reute...

Trump: AS Bisa Simpan atau Jual Minyak yang Disita dari Venezuela...
Tuesday, 23 December 2025 06:45 WIB

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Senin bahwa Amerika Serikat (AS) mungkin akan menyimpan dan mungkin juga menjual minyak yang telah disita di lepas pantai Venezuela dalam beberapa pekan t...

LATEST NEWS
Pound Menguat, Dolar Kepepet: GBP/USD Naik ke 1,3480

GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bunga The Fed masih terbuka tahun ini. Sentimen...

Minyak Awal 2026 Stabil, Hati-Hati yang Buat Tegang!

Harga minyak bergerak stabil di hari perdagangan pertama 2026 setelah mencatat penurunan tahunan terdalam sejak 2020. WTI bertahan di atas $57/barel (sekitar $57,45 di pagi hari Singapura), sementara Brent ditutup di sekitar $60,85/barel. Pasar...

Harga Emas Naik Lagi! Namun Ada "Jebakan"

Emas (XAU/USD) naik hingga sekitar $4.345 selama sesi Asia pada 2 Januari, mendekati $4.350, didukung oleh ekspektasi penurunan suku bunga Fed dan aliran dana ke aset aman. Sepanjang tahun 2025, harga emas telah melonjak sekitar 65%, terkuat sejak...

POPULAR NEWS
Rapat Desember Tak Sejalan, Risalah Fed Picu Spekulasi Pasar
Wednesday, 31 December 2025 02:12 WIB

Bank Sentral AS (Federal Reserve) setuju untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember hanya setelah perdebatan yang sangat bernuansa tentang...

Saham Eropa Menjangkau Rekor Baru, Terus Menguat
Wednesday, 31 December 2025 00:21 WIB

Saham-saham Eropa menguat pada hari Selasa (30/12), memperpanjang kenaikan hingga mencapai rekor tertinggi baru. Indeks pan-Eropa Stoxx 600 ditutup...

Saham AS Pertahankan Momentum Datar Jelang Akhir Tahun
Tuesday, 30 December 2025 21:50 WIB

Saham AS mempertahankan momentum yang datar pada hari Selasa, siap menutup tahun relatif dekat dengan rekor tertinggi terbaru, karena pasar menilai...

Amerika Latin Memanas, BRICS Bergerak Senyap tapi Strategis
Tuesday, 30 December 2025 16:39 WIB

Ketegangan geopolitik di Amerika Latin kembali meningkat, terutama terkait Venezuela dan tekanan kebijakan Amerika Serikat. Situasi ini mendorong...