Friday, 06 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump Kesal ke Zelenskiy, Bilang Rusia 'Baik-Baik Saja' dengan Proposal Damai
Monday, 8 December 2025 07:54 WIB | GLOBAL ECONOMIC |Ekonomi Global

Presiden AS Donald Trump mengaku kecewa dengan cara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menanggapi proposal perdamaian yang ditawarkan Washington untuk mengakhiri perang dengan Rusia. Menurut Trump, Kyiv belum bergerak cepat menelaah usulan tersebut, meski proposal itu baru dikirim beberapa jam sebelumnya. Ia bahkan menyebut bahwa "rakyat Ukraina menyukai" rencana itu, tetapi sang presiden tidak. Di sisi lain, Trump mengklaim bahwa Rusia "tidak masalah" dengan isi proposal itu, sehingga menimbulkan kesan ia lebih optimistis terhadap respons Moskow dibanding Kyiv.

Sikap ini kontras dengan nada bicara Trump terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dalam beberapa hari terakhir. Trump menggambarkan pertemuan utusan-utusan AS dengan Putin di Moskow sebagai "sangat baik" dan menyiratkan bahwa pemimpin Rusia itu ingin mencapai kesepakatan. Namun, dari sisi Kremlin, Putin menegaskan masih ada "pekerjaan sulit" yang harus dilakukan dan menyebut rencana AS memuat konsesi yang tidak bisa diterima Rusia. Artinya, meskipun Trump berbicara positif soal peluang damai, Moskow sendiri belum sepenuhnya menyetujui isi proposal tersebut.

Di pihak Ukraina, Zelenskiy menegaskan bahwa komunikasi dengan Amerika Serikat tetap berjalan. Ia menyampaikan bahwa dirinya telah berbicara dengan utusan AS Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner, mengenai pembaruan perundingan dan menyepakati langkah serta format lanjutan pembicaraan dengan Washington. Zelenskiy menggambarkan diskusi itu sebagai konstruktif, meski tidak mudah, dan menekankan perlunya jaminan keamanan yang kuat jika Ukraina menyetujui kesepakatan apa pun. Hal ini menunjukkan bahwa Kyiv berhati-hati agar setiap rencana damai tidak mengorbankan posisi keamanan jangka panjang negaranya.

Tekanan terhadap Zelenskiy diperkirakan akan semakin besar seiring keterlibatan lebih dalam dari para pemimpin Eropa. Pemimpin Prancis, Jerman, dan Inggris dijadwalkan bertemu Zelenskiy di London untuk membahas upaya AS mendorong kesepakatan damai, di tengah serangan besar-besaran terbaru Rusia terhadap Ukraina. Di meja diplomasi, Washington berusaha membangun "kerangka pengaturan keamanan" bagi Kyiv, sementara di lapangan perang, rudal dan drone masih terus menghantam infrastruktur penting. Di tengah situasi ini, komentar Trump yang menilai Zelenskiy kurang cepat merespons proposal damai menambah tekanan politik, sekaligus menyoroti betapa rumitnya menyeimbangkan tekanan internasional, keamanan nasional, dan pandangan publik Ukraina sendiri. (az)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan...
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...

Sekutu Eropa Bersiap, Prancis Antisipasi Langkah AS Di Greenland...
Wednesday, 7 January 2026 17:56 WIB

Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela...
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...

Trump Ancam Iran soal Penindakan Protes di Tengah Kerusuhan Mematikan...
Friday, 2 January 2026 23:55 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS