Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AS akan segera menandatangani kesepakatan mineral Ukraina, upaya perdamaian berjalan 'cukup baik'
Friday, 21 March 2025 05:12 WIB | GLOBAL ECONOMIC |Amerika

Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa Amerika Serikat akan segera menandatangani kesepakatan mineral dan sumber daya alam dengan Ukraina dan bahwa upayanya untuk mencapai kesepakatan perdamaian bagi negara itu berjalan "cukup baik" setelah pembicaraannya minggu ini dengan para pemimpin Rusia dan Ukraina.

Trump menyampaikan komentar tersebut di sebuah acara di Gedung Putih setelah menandatangani perintah untuk meningkatkan produksi mineral penting AS.

"Kami melakukannya dengan sangat baik terkait Ukraina dan Rusia. Dan salah satu hal yang kami lakukan adalah menandatangani kesepakatan dalam waktu dekat terkait tanah jarang dengan Ukraina."

Trump merujuk pada diskusinya minggu ini dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy yang bertujuan untuk mengakhiri perang di Ukraina, yang diinvasi Rusia pada tahun 2022.

"Kami ingin melihat itu berakhir, dan saya pikir kami melakukannya dengan cukup baik dalam hal itu," kata Trump.

"Jadi, mudah-mudahan kita bisa menyelamatkan ribuan orang seminggu dari kematian. Itulah intinya. Mereka meninggal dengan sangat tidak perlu, dan saya yakin kita akan menyelesaikannya." Ukraina dan AS mengatakan bulan ini bahwa mereka telah sepakat untuk segera menyelesaikan perjanjian komprehensif untuk mengembangkan sumber daya mineral penting Ukraina, yang Trump lihat sebagai cara untuk membayar kembali Amerika Serikat atas bantuannya kepada Kyiv. Upaya untuk menyegel kesepakatan itu tersendat setelah pertemuan Gedung Putih yang membawa bencana antara Trump dan Zelenskiy pada akhir bulan lalu. Trump dan Zelenskiy sepakat pada hari Rabu untuk bekerja sama guna mengakhiri perang Rusia dengan Ukraina, dalam apa yang digambarkan Gedung Putih sebagai panggilan telepon satu jam yang "fantastis", percakapan pertama mereka sejak adu mulut di Ruang Oval yang mengakibatkan pemutusan sementara bantuan militer dan intelijen AS ke Kyiv. Seorang pejabat senior AS mengatakan versi kesepakatan mineral yang dirujuk Trump "lebih terperinci dan komprehensif." Kedutaan Besar Ukraina di Washington tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Trump berbicara pada hari Selasa dengan Putin, yang menolak usulan gencatan senjata penuh selama 30 hari, tetapi setuju untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi, sementara kedua pemimpin menyatakan keinginan untuk memperbaiki hubungan AS-Rusia yang rusak.

Di Brussels pada hari Kamis, para pemimpin Uni Eropa mengatakan mereka akan terus mendukung Ukraina, tetapi tidak segera mendukung seruan Zelenskiy untuk menyetujui paket setidaknya 5 miliar euro untuk pembelian artileri.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan...
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar be...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera Rusia, sebagai bagian dari upaya agresif Presiden Donal...

Sekutu Eropa Bersiap, Prancis Antisipasi Langkah AS Di Greenland...
Wednesday, 7 January 2026 17:56 WIB

Prancis bekerja sama dengan para mitra untuk menyusun rencana tentang bagaimana menanggapi jika Amerika Serikat bertindak sesuai ancamannya untuk mengambil alih Greenland, kata seorang menteri pada ha...

PBB: Dunia Makin Tidak Aman Usai Aksi AS di Venezuela...
Tuesday, 6 January 2026 20:38 WIB

Komunitas internasional harus memperjelas bahwa intervensi AS di Venezuela merupakan pelanggaran hukum internasional yang membuat dunia menjadi kurang aman, kata Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak...

Trump Ancam Iran soal Penindakan Protes di Tengah Kerusuhan Mematikan...
Friday, 2 January 2026 23:55 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Jumat untuk membantu para demonstran di Iran jika pasukan keamanan menembaki mereka, beberapa hari setelah kerusuhan yang telah menewaskan beberapa orang d...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS