Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Gubernur Fed Christopher Waller masih melihat peluang untuk pemangkasan suku bunga tahun ini
Monday, 2 June 2025 11:05 WIB | ECONOMY |Federal Reserve

Federal Reserve masih akan mampu memangkas suku bunga tahun ini, dengan data terkini yang mendukung prospek ini, kata Gubernur Fed Christopher Waller pada hari Senin.

Berbicara dalam sebuah konferensi di Korea Selatan, Waller mengatakan bahwa kenaikan inflasi akibat tarif perdagangan Presiden Donald Trump tidak mungkin berlangsung lama, sehingga Fed lebih yakin untuk menurunkan suku bunga akhir tahun ini.

Jika "inflasi yang mendasari terus mengalami kemajuan menuju target 2% kami," seiring dengan tarif yang ditetapkan pada tingkat yang lebih rendah dan lapangan kerja tetap "solid," "Saya akan mendukung kabar baik pemangkasan suku bunga akhir tahun ini," kata Waller.

Gubernur Fed menandai kemajuan terkini pada inflasi pada bulan April, dan mencatat bahwa pasar tenaga kerja juga tetap kuat, sehingga bank sentral memiliki waktu tambahan untuk melihat bagaimana negosiasi perdagangan berlangsung, sebelum perlu memutuskan suku bunga. Komentar Waller muncul beberapa hari setelah data indeks harga PCE - pengukur inflasi pilihan Fed menunjukkan sedikit penurunan inflasi pada bulan April, meskipun harga inti masih berada di atas target tahunan Fed sebesar 2%.

Namun ketidakpastian atas prospek ekonomi AS meningkat dalam beberapa minggu terakhir, terutama di tengah keputusan kebijakan sporadis Trump tentang tarif perdagangan. Tanda-tanda terbaru memburuknya hubungan AS-Tiongkok menambah kekhawatiran ini, karena investor kehilangan keyakinan bahwa kesepakatan perdagangan yang lebih permanen antara keduanya akan tercapai.

Fed pada bulan Mei membiarkan suku bunga tidak berubah dan mengatakan tidak mungkin memangkasnya dalam waktu dekat, dengan alasan meningkatnya ketidakpastian atas perdagangan dan ekonomi.

Waller mencatat bahwa ekonomi AS sejauh ini hanya mengalami sedikit dampak dari tarif Trump, meskipun ini dapat berubah dalam beberapa bulan mendatang.

Ia memperingatkan bahwa tarif yang lebih tinggi masih dapat menaikkan biaya untuk bisnis lokal, yang mengakibatkan potensi pemotongan gaji dan inflasi yang lebih tinggi.

Berbicara mengenai aksi jual obligasi pemerintah AS baru-baru ini, Waller mengatakan sentimen penghindaran risiko terhadap utang AS "tidak terlalu besar," tetapi masih ada.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS