Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Jeda perdagangan AS-Tiongkok meredakan kekhawatiran UE akan banjir barang-barang Tiongkok
Tuesday, 13 May 2025 23:03 WIB | ECONOMY |EUROPE

Penurunan ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok merupakan langkah ke arah yang benar dan membantu mengurangi kekhawatiran Eropa akan banjir barang-barang Tiongkok yang dialihkan dari pasar AS, kata Komisaris Ekonomi Eropa Valdis Dombrovskis.

Berbicara kepada wartawan setelah pertemuan menteri keuangan Uni Eropa pada hari Selasa, Dombrovskis mencatat, bagaimanapun, bahwa pengurangan tarif setelah pembicaraan akhir pekan di Swiss berlaku selama 90 hari dan tarif yang berlaku masih tinggi.

"Jelas bahwa penurunan ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok ini menuju ke arah yang benar, tetapi perlu dicatat bahwa tarif 30% yang akan terus diterapkan AS terhadap barang-barang Tiongkok, juga dalam periode 90 hari ini, masih merupakan tingkat tarif yang cukup tinggi dan karenanya mengganggu perdagangan," katanya.

"Namun tentu saja hal itu dapat sedikit meredakan kekhawatiran pengalihan perdagangan yang kami alami," kata Dombrovskis. Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, mendesak Tiongkok pada tanggal 8 April untuk memastikan bahwa barang-barang yang tidak dapat lagi masuk ke AS karena tarif yang sangat tinggi tidak dialihkan ke UE. Pada hari Senin, Washington juga mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan memangkas tarif "de minimis" untuk barang-barang bernilai rendah yang diimpor dari Tiongkok, yang selanjutnya meredakan perang dagang yang berpotensi merusak antara dua ekonomi terbesar di dunia.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS