Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
100 Hari Trump menjabat di tandai dengan mengecam ketua Fed
Wednesday, 30 April 2025 07:30 WIB | ECONOMY |Amerika

Presiden Donald Trump kembali mengkritik Ketua Federal Reserve Jerome Powell saat ia memperjuangkan kebijakan ekonomi dan rezim tarifnya selama acara Selasa untuk menandai 100 hari masa jabatannya.

"Inflasi pada dasarnya turun dan suku bunga turun meskipun faktanya saya memiliki orang Fed yang tidak benar-benar melakukan pekerjaan dengan baik," kata Trump di sebuah rapat umum di luar Detroit, Michigan.

Kecaman presiden itu muncul meskipun awal bulan ini ia mengatakan ia tidak berencana untuk memecat kepala bank sentral, meskipun ada kritik terus-menerus terhadap laju pemotongan suku bunga Fed. Ketidakpastian seputar nasib Powell mengguncang pasar, memperparah ketakutan investor tentang rencana tarif Trump.

"Anda tidak seharusnya mengkritik Fed," kata Trump. "Anda seharusnya membiarkan dia melakukan urusannya sendiri tetapi saya tahu lebih banyak daripada dia tentang suku bunga." Trump membungkus kritik tersebut dengan pembelaan yang lebih luas atas kebijakan ekonomi khasnya, dengan menyatakan bahwa program tarifnya yang luas akan mengilhami gelombang pertumbuhan ekonomi dan memikat produsen kembali ke AS.

Namun beberapa jam sebelum rapat umum, Trump menandatangani arahan yang melonggarkan beberapa tarif yang direncanakannya ” termasuk pengurangan dua tahun dalam pungutan suku cadang mobil sebesar 25% untuk komponen yang digunakan dalam mobil dan truk yang diselesaikan di AS. Presiden menganggap langkah tersebut sebagai "sedikit fleksibilitas" yang dirancang untuk memberi perusahaan waktu untuk memindahkan kembali manufaktur mereka - sambil mengeluarkan peringatan mengerikan bagi para pembuat mobil yang mungkin masih ingin mengimpor suku cadang. "Kami memberi mereka sedikit waktu sebelum kami membantai mereka," kata Trump.

Jajak pendapat menunjukkan para pemilih waspada terhadap agenda ekonomi Trump dan khawatir bahwa tarif dapat menjerumuskan ekonomi ke dalam resesi dan menaikkan harga konsumen. Kepercayaan konsumen pada bulan April mencapai titik terendah dalam lima tahun. Sementara Trump di Michigan menolak survei tersebut karena dianggap bias terhadapnya, ia berusaha membangun kembali dukungan untuk agenda ekonominya membingkai tarif sebagai langkah yang diperlukan untuk mengimbangi biaya undang-undang pajak yang akan datang.

RUU tersebut merupakan perpanjangan dari pemotongan pajak tahun 2017, tetapi dengan item tambahan termasuk menghilangkan pajak atas upah yang diberi tip, Jaminan Sosial, dan upah lembur. Ia memperingatkan tentang kemungkinan pencela dari Partai Republik, dengan mengatakan mereka harus ditantang jika mereka gagal mendukung agendanya. "Ingat siapa saja orang-orang sok tahu itu dan pilih mereka keluar dari jabatan," kata Trump. Acara tersebut menandai tolok ukur terkenal keberhasilan awal presiden di hadapan hadirin yang benar-benar terjebak di tengah-tengah kampanye Trump untuk merombak perdagangan global dan membangun kembali basis industri AS.(cay)

Source: Bloomberg

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS