Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump mengatakan tarif perdagangan dapat membantu memangkas pajak penghasilan
Monday, 28 April 2025 09:57 WIB | ECONOMY |Amerika

Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu mengatakan bahwa tarif perdagangannya yang luas dapat membantunya memangkas pajak penghasilan bagi orang-orang yang berpenghasilan kurang dari $200.000 setahun, di tengah meningkatnya kecemasan atas agenda ekonominya.

Trump mengulangi klaim masa lalunya bahwa pendapatan dari tarif perdagangan dapat membantu pemerintah AS mengurangi pajak penghasilan, meskipun ia belum menguraikan klaim ini.

"Ketika Tarif dipotong, Pajak Penghasilan banyak orang akan dikurangi secara substansial, bahkan mungkin dihilangkan sama sekali. Fokus akan tertuju pada orang-orang yang berpenghasilan kurang dari $200.000 setahun," kata Trump dalam sebuah posting di Truth.Social.

Komentar Trump muncul sebelum batas waktu 2 Mei untuk penerapan penuh tarif perdagangannya yang tinggi terhadap Tiongkok, yang tampaknya telah memicu kenaikan harga bagi konsumen AS. Laporan media dan unggahan media sosial selama akhir pekan menunjukkan platform e-commerce populer Tiongkok, Temu dan Shein, telah menaikkan harga mereka secara tajam untuk pelanggan AS minggu lalu.

Laporan Bloomberg menunjukkan pengumpulan bea cukai AS melonjak lebih dari 60% pada bulan April, dengan pemerintah federal mengumpulkan sedikitnya $15,4 miliar dalam bea cukai setelah gelombang pertama tarif Trump.

Namun, angka tersebut masih merupakan sebagian kecil dari pendapatan pajak penghasilan yang dikumpulkan oleh pemerintah federal, dan harus jauh lebih besar untuk mendukung pernyataan Trump tentang pajak penghasilan yang lebih rendah.

Data perbendaharaan menunjukkan pemerintah telah mengumpulkan sekitar $2,26 triliun dalam pendapatan pajak sejauh ini pada tahun fiskal 2025, dengan lebih dari 50% pendapatan berasal dari pajak penghasilan individu.

Trump awal bulan ini telah mengumumkan serangkaian tarif perdagangan yang luas pada mitra dagang utama AS, meskipun reaksi keras terhadap rencananya membuat Presiden menunda sebagian besar tarif. Namun, ia menaikkan tarif pada Tiongkok menjadi 145%, yang memicu perang dagang yang sengit antara ekonomi terbesar di dunia.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS