
Laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk bulan November, ukuran utama inflasi, akan dirilis pada hari Rabu(11/12) pukul 13:30 GMT oleh Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS).
Pasar sangat menantikan rilis tersebut, karena dapat memicu perubahan signifikan dalam Dolar AS (USD) dan memengaruhi rencana Federal Reserve (Fed) untuk suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.
Berdasarkan ukuran CPI, inflasi AS diperkirakan akan naik pada tingkat tahunan sebesar 2,7% pada bulan November, sedikit lebih tinggi dari pertumbuhan 2,6% yang dilaporkan pada bulan sebelumnya. Inflasi inti CPI tahunan, yang tidak termasuk harga pangan dan energi yang fluktuatif, diproyeksikan akan tetap stabil pada 3,3% selama periode yang sama.
Secara bulanan, CPI utama dan CPI inti diperkirakan akan naik masing-masing sebesar 0,3%.
Melihat pratinjau laporan inflasi Oktober, analis TD Securities mengatakan: "Kami memperkirakan inflasi inti sebagian besar tidak berubah pada bulan November, mencatat peningkatan 0,3% yang solid secara w/w. Kenaikan harga diperkirakan akan menjadi penyebab sebagian besar kekuatan dalam rangkaian tersebut, sementara inflasi perumahan yang melambat kemungkinan akan memberikan sedikit kelegaan. Secara y/y, inflasi IHK utama diperkirakan akan naik sedikit menjadi 2,7% sementara inflasi inti kemungkinan akan tetap tidak berubah pada 3,3%."
Dalam pernyataan terakhirnya di sebuah acara yang diselenggarakan oleh New York Times pada tanggal 4 Desember, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bahwa pendekatan bank sentral terhadap penyesuaian suku bunga di masa mendatang dapat mengambil pendekatan yang lebih terukur, berkat kinerja ekonomi yang lebih kuat dari yang diantisipasi tahun ini.
Merenungkan pertumbuhan ekonomi, Powell mencatat bahwa ketahanan telah melampaui perkiraan sebelumnya, yang memungkinkan Fed untuk mengambil sikap yang lebih hati-hati karena berupaya menemukan kebijakan suku bunga yang "netral". Ia mengakui bahwa "ekonomi kuat, dan lebih kuat dari yang kita duga pada bulan September," meskipun inflasi telah berjalan sedikit lebih tinggi dari yang diantisipasi.
Powell menjelaskan bahwa latar belakang ini membentuk prospek Fed saat bersiap untuk pertemuan mendatang pada 17-18 Desember, sesi yang secara luas diharapkan pasar akan melihat penurunan suku bunga lagi.(azf)
sumber: Investing.com
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...
Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...
Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...