Friday, 19 June 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS
Data Inflasi China Tekan Performa AUD
Wednesday, 10 September 2025 09:05 WIB | Dollar Australia,

Dolar Australia (AUD) melemah pada Rabu(10/9) untuk hari kedua berturut-turut. Pasangan AUD/USD kesulitan menguat karena Dolar AS (USD) terus naik, meskipun adanya revisi data Nonfarm Payrolls (NFP) di Amerika Serikat (AS) yang meningkatkan peluang bahwa Federal Reserve (Fed) akan mulai memangkas suku bunga secepatnya minggu depan. AUD/USD tetap mencatat kerugian setelah rilis Indeks Harga Konsumen (CPI) Tiongkok, yang turun 0,4% secara tahunan pada Agustus setelah berada di level 0% pada Juli. Konsensus pasar memperkirakan penurunan 0,2% pada periode tersebut. Secara bulanan, inflasi CPI...

Emas Naik, Investor Lari ke Safe Haven
Wednesday, 10 September 2025 07:19 WIB | GOLD

Harga emas menguat pada perdagangan Asia awal Selasa. Lonjakan emas yang baru-baru ini menembus level $3.600 per ons mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global yang semakin dalam, tulis Sean Hoey, Managing Director IBV International Vaults London dalam sebuah catatan. Hoey menambahkan, permintaan terhadap logam mulia fisik meningkat tajam karena dianggap lebih terlindungi dari gejolak pasar yang lebih luas. Harga spot gold tercatat naik 0,3% menjadi $3.633,87 per ons. (azf) Sumber: Bloomberg

Gejolak Global! Harga Minyak Naik Gara-Gara Trump & Konflik Doha
Wednesday, 10 September 2025 06:47 WIB | Minyak WTI brent oil

Harga minyak naik untuk sesi ketiga setelah Presiden Donald Trump memberi tahu para pejabat Uni Eropa bahwa ia bersedia mengenakan tarif baru terhadap India dan Tiongkok dalam upaya mendorong Rusia bernegosiasi dengan Ukraina. Namun, ada syaratnya ” Trump hanya akan mengenakan tarif jika negara-negara Uni Eropa juga melakukannya. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) naik hingga mendekati $63 per barel pada awal perdagangan Asia, sementara Brent ditutup di atas $66 pada hari Selasa. Harga minyak berjangka naik pada sesi sebelumnya setelah Israel melakukan serangan di Doha yang...

Harga Minyak Naik Ditopang Risiko Geopolitik
Wednesday, 10 September 2025 02:49 WIB | Minyak WTI Minyak jenis Brent

Harga minyak berjangka naik pada Selasa (9/9), memulihkan sebagian kerugian minggu lalu, didorong meningkatnya risiko geopolitik dari konflik global. Pertempuran yang terus berlangsung antara Rusia dan Ukraina membuat ekspektasi sanksi tambahan AS serta potensi gangguan pasokan tetap tinggi. Sementara itu, serangan udara Israel yang menargetkan pimpinan Hamas di Qatar ikut menambah ketidakpastian di kawasan Timur Tengah. Jorge Leon, Kepala Analisis Geopolitik di Rystad, menyebut bahwa inisiatif diplomatik terbaru yang dipimpin AS dan Qatar kini mengalami kemunduran besar. Ia menambahkan,...