Thursday, 18 June 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS
Perak Menguat Ditengah Tekanan Dolar AS, Kok Bisa ?
Monday, 17 November 2025 17:51 WIB | Perak SILVER

Harga perak dunia berpotensi cenderung bergerak naik hari ini, di tengah tekanan dari menguatnya Dolar AS dan berubahnya ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga The Fed. Pelaku pasar mulai mengurangi harapan pemangkasan suku bunga pada pertemuan Desember, setelah sejumlah pejabat The Fed menyampaikan nada yang lebih hati-hati soal kebutuhan untuk melonggarkan kebijakan. Ketika peluang pemangkasan suku bunga menyempit, imbal hasil aset berbunga menjadi relatif lebih menarik dan logam mulia seperti perak ikut tertekan. Di sisi lain, perak tidak hanya dipandang sebagai logam berharga,...

Data AS Siap Rilis, Dolar Menguat
Monday, 17 November 2025 17:32 WIB | GBP/USD EUR/USD USD/JPY,

Dolar menguat terhadap semua mata uang utama Grup 10 kecuali krona Swedia, dan secara agregat tetap berada dalam kisaran ketat, karena para pedagang menunggu data ekonomi AS terbaru minggu ini. Indeks Spot Dolar Bloomberg naik hingga 0,2% sebelum memangkas kenaikannya; Biro Statistik Tenaga Kerja akan merilis laporan ketenagakerjaan September pada hari Kamis. Volatilitas satu minggu berada di bawah tekanan karena para pedagang mengambil posisi long minggu lalu, dengan fokus pada kontrak berjangka pasca-19 November. Biaya lindung nilai mencerminkan sedikit kekhawatiran pasar saat ini atas...

Harga Minyak Loyo, Pasokan Rusia Normal Lagi
Monday, 17 November 2025 17:13 WIB | Minyak WTI brent oil Oil, Crude Oil

Harga minyak turun pada hari Senin, mengembalikan sebagian keuntungan kuat yang tercatat pada akhir pekan lalu, setelah pelabuhan Novorossiysk Rusia melanjutkan pemuatan minyak mentah, meredakan kekhawatiran langsung atas gangguan pasokan. Pada pukul 04:35 ET (09:35 GMT), minyak berjangka Brent yang berakhir pada Januari turun 0,7% menjadi $63,97 per barel dan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) turun 0,7% menjadi $59,52 per barel. Brent dan WTI melonjak lebih dari 2% pada hari Jumat setelah Ukraina melancarkan serangan besar-besaran terhadap Novorossiysk dan terminal...

Ada Apa di Balik Sikap Baru The Fed & RBA?
Monday, 17 November 2025 10:13 WIB | Dollar Australia,

Dolar Australia turun ke kisaran $0,652 pada Senin(17/11) setelah dolar AS menguat tajam. Penguatan Greenback terjadi karena sejumlah pejabat The Fed mulai meragukan perlunya pemotongan suku bunga pada Desember, bahkan ada yang langsung menolak kemungkinan tersebut. Pasar yang sebelumnya memperkirakan peluang pemangkasan 25 bps hampir 88%, kini menurunkannya menjadi sekitar 46% saja. Sentimen global ini membuat AUD ikut tertekan. Di dalam negeri, investor Australia juga mulai menurunkan ekspektasi pelonggaran suku bunga oleh RBA. Data tenaga kerja yang lebih kuat dari perkiraan membuat...