
EUR/USD tetap berada di wilayah negatif setelah memangkas kerugian baru-baru ini, diperdagangkan di sekitar 1,0380 selama jam-jam Asia pada hari Selasa (21/1). Euro (EUR) tetap berada di bawah tekanan karena ekspektasi dovish untuk Bank Sentral Eropa (ECB) terus mendominasi. Pasar mengantisipasi penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada masing-masing dari empat pertemuan kebijakan ECB berikutnya, didorong oleh kekhawatiran atas prospek ekonomi Zona Euro dan keyakinan bahwa tekanan inflasi akan tetap terkendali. Taruhan dovish ini telah meningkat karena meningkatnya keyakinan...
Harga minyak mentah WTI naik menjadi sekitar $76,8 per barel pada hari Selasa (21/1), karena para pedagang mencerna serangkaian perintah eksekutif dari Presiden AS Donald Trump setelah pelantikannya. Di antaranya adalah rencana untuk mengenakan tarif 25% pada impor dari Meksiko dan Kanada mulai 1 Februari, yang meredam ekspektasi investor akan penundaan. Namun, Trump menunda pengumuman pungutan khusus terhadap Tiongkok, importir minyak terbesar dunia, yang membuat pasar tetap waspada. Para pedagang juga menunggu rincian lebih lanjut tentang sanksi yang menargetkan eksportir minyak utama,...
The Australian dollar (AUD) pared its recent gains on Tuesday (21/1) after a strong performance in the previous session. However, the AUD/USD pair strengthened as the US dollar (USD) weakened, with traders looking at US President Donald Trump's economic policy updates, particularly on tariffs. The S&P/ASX 200 Index rose to nearly 8,400 on Tuesday, hitting its highest level in six weeks. The rally came after Donald Trump's second-term inauguration, as markets reacted positively to his decision not to announce new tariffs. Traders are increasingly anticipating that the Reserve Bank of...
Indeks dolar naik ke sekitar 108,5 pada hari Selasa (21/1), memulihkan sebagian kerugian dari sesi sebelumnya setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan tarif 25% untuk Kanada dan Meksiko paling cepat pada tanggal 1 Februari, dengan alasan kekhawatiran atas imigrasi ilegal di perbatasan AS. Trump juga menyebutkan Tiongkok tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut. Dolar telah mendapatkan momentum sejak Oktober, sebagian didorong oleh kekhawatiran bahwa kebijakan "America First" Trump dan sikap pro-pertumbuhan dapat memacu inflasi, yang pada gilirannya...