Thursday, 18 June 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS
Dolar Kuat, Euro Bisa Bertahan?
Wednesday, 19 November 2025 10:33 WIB | Euro

Pasangan EUR/USD bergerak tipis di sekitar 1,1580 pada sesi Asia hari Rabu(19/11), setelah tiga hari berturut-turut melemah. Tekanan utama datang dari menguatnya Dolar AS, karena pasar mulai mengurangi harapan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan Desember. Saat ini, alat CME FedWatch memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga hanya sekitar 49%, turun dari 67% sepekan lalu. Pasar juga menunggu rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) bulan September yang akan keluar pada hari Kamis, yang bisa menjadi pemicu pergerakan besar berikutnya. Dari sisi data, klaim pengangguran...

Emas Stabil, Pasar Gelisah Menunggu Cut Rate
Wednesday, 19 November 2025 07:15 WIB | GOLD

Emas stabil karena investor menimbang penurunan ekuitas global, kekhawatiran atas valuasi teknologi yang tinggi, dan memudarnya ekspektasi pemangkasan suku bunga di AS. Emas batangan diperdagangkan di kisaran $4.070 per ons, setelah mengakhiri sesi sebelumnya naik 0,6%. Laporan pendapatan berisiko tinggi dari Nvidia Corp. yang akan dirilis Rabu akan menguji nyali investor terhadap saham-saham yang terkait dengan perkembangan kecerdasan buatan. Meskipun emas sering berkinerja baik ketika investor mencari perlindungan dari gejolak pasar, emas juga dapat melemah dalam jangka pendek karena para...

Minyak Stabil, Pasar Waspada Sanksi Rusia
Wednesday, 19 November 2025 07:11 WIB | Oil,

Harga minyak stabil karena para pedagang mempertimbangkan laporan yang menunjukkan peningkatan stok AS dan kekhawatiran tentang dampak sanksi terhadap Rusia. Harga minyak West Texas Intermediate diperdagangkan di bawah $61 per barel, setelah naik lebih dari 1% pada hari Selasa, ketika Brent ditutup mendekati $65. American Petroleum Institute (API) yang didanai industri melaporkan peningkatan persediaan minyak mentah AS sebesar 4,4 juta barel, serta peningkatan produk. Hal ini akan membawa persediaan minyak ke level tertinggi dalam lebih dari lima bulan, jika dikonfirmasi oleh data...

Perak menguat tipis karena sentimen risk-off
Wednesday, 19 November 2025 04:38 WIB | SILVER

Perak (XAG/USD) menguat tipis pada hari Selasa, diperdagangkan di kisaran $50,70 pada saat penulisan, naik 1,00% hari ini. Logam mulia ini didukung oleh sentimen risk-off yang meluas di seluruh pasar, dengan investor lebih memilih eksposur safe haven karena aset berisiko berada di bawah tekanan. Sentimen hati-hati ini muncul menjelang rilis data ekonomi AS yang telah lama tertunda, terutama laporan Nonfarm Payrolls (NFP) bulan September yang dijadwalkan pada hari Kamis. Ekuitas global secara umum melemah, mendorong permintaan untuk aset defensif. Investor tetap ragu-ragu karena aliran...