
Harga perak saat ini diperdagangkan di atas $74.579 per ons disesi Amerika pada Jumat (26/12), memperpanjang reli luar biasa yang telah dimulai sejak beberapa bulan lalu. Kenaikan ini merupakan bagian dari tren bullish yang semakin terlihat kuat, seiring dengan meningkatnya ketegangan geopolitik dan melemahnya dolar AS, yang memberi dukungan bagi logam mulia ini. Perak telah menunjukkan performa yang luar biasa, dengan lonjakan harga yang mengesankan.
Salah satu faktor utama yang mendorong harga perak adalah spekulasi yang berkelanjutan, ditambah dengan dislokasi pasokan yang masih ada di pusat perdagangan utama. Setelah mengalami short squeeze besar pada Oktober lalu, pasar perak kembali menunjukkan daya tarik yang signifikan bagi investor. Para pedagang dan investor yang mengincar aset aman mulai mengalihkan perhatian mereka ke perak sebagai pilihan investasi yang menjanjikan.
Tidak hanya itu, permintaan terhadap perak juga didorong oleh meningkatnya arus masuk ke dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang didukung oleh logam mulia ini. Arus dana besar ini berasal dari investor institusional yang mencari diversifikasi dan lindung nilai dalam portofolio mereka. Sementara itu, perak juga semakin dipandang sebagai instrumen penting dalam mengatasi ketidakpastian ekonomi yang melanda berbagai negara.
Selain itu, ada faktor fundamental lain yang turut memperkuat daya tarik perak, termasuk meningkatnya ketegangan geopolitik di berbagai belahan dunia. Dari krisis di Timur Tengah hingga ketegangan antara negara besar, faktor-faktor ini telah membuat investor mencari aset yang lebih aman. Perak, sebagai salah satu logam mulia, dianggap sebagai pilihan investasi yang dapat mengatasi ketidakpastian dan menawarkan perlindungan terhadap inflasi dan fluktuasi pasar.
Meski ada kekhawatiran tentang inflasi global dan ketegangan ekonomi, perak tetap menjadi pilihan menarik di pasar. Sebagai logam yang digunakan dalam berbagai sektor, termasuk elektronik dan energi terbarukan, permintaan terhadap perak tidak hanya datang dari pasar finansial, tetapi juga sektor industri. Permintaan global yang terus meningkat di sektor-sektor tersebut memberikan dukungan tambahan bagi harga perak.
Dengan proyeksi lebih banyak ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi di masa depan, banyak analis memperkirakan bahwa harga perak akan terus menunjukkan kekuatannya di pasar. Sektor investasi melihat perak sebagai pilihan jangka panjang, seiring dengan tren yang menunjukkan lonjakan berkelanjutan dalam harga. Dalam beberapa bulan mendatang, perak berpotensi untuk mempertahankan tren bullish-nya, dengan harga yang terus bergerak menuju level yang lebih tinggi.
Kenaikan harga perak ini juga mencerminkan kepercayaan pasar terhadap logam mulia sebagai aset aman di tengah situasi global yang semakin tidak pasti. Dengan lebih banyak investor yang beralih ke perak sebagai lindung nilai, pasar ini diperkirakan akan terus tumbuh dan memberi peluang bagi investor yang cerdas.(asd)
Sumber: Newsmaker.id
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...