
Harga perak naik lebih dari 3% menjadi di atas $69 per ons pada hari Senin, mencapai rekor baru, didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve lebih lanjut dan meningkatnya ketegangan geopolitik. Data AS terbaru menunjukkan inflasi yang moderat dan pasar tenaga kerja yang lebih lemah, memberi Fed lebih banyak ruang untuk melonggarkan kebijakan, dengan pasar memperkirakan dua penurunan suku bunga tambahan tahun depan.
Suku bunga yang lebih rendah cenderung mendukung logam mulia yang tidak menghasilkan imbal hasil. Perkembangan geopolitik, termasuk sanksi AS yang diperketat terhadap Venezuela dan serangan Ukraina terhadap kapal tanker minyak yang dikendalikan Rusia di Mediterania, semakin memperkuat peran perak sebagai aset safe-haven.
Di sisi industri, permintaan tetap kuat, didukung oleh pertumbuhan di sektor energi surya, kendaraan listrik, dan pusat data, yang mendukung fundamental jangka panjang logam mulia ini. Logam mulia ini berada di jalur untuk kenaikan yang mengesankan hampir 140% pada tahun 2025.(Cay)
Sumber: Trading Economi
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...