Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Perak Menguat, The Fed Makin Dovish?
Wednesday, 26 November 2025 23:23 WIB | SILVER |PerakSILVER

Perak (XAG/USD) bergerak menguat tajam pada hari Rabu ini, diperdagangkan di kisaran $52,45 pada saat penulisan, naik 2,00% hari ini. Logam mulia ini melanjutkan momentum bullish-nya, didukung oleh penurunan imbal hasil AS yang berkelanjutan dan pergeseran posisi investor ke aset non-bunga, di tengah prospek yang semakin akomodatif dari Federal Reserve (Fed).

Kondisi pasar tetap ditentukan oleh tekanan penurunan suku bunga AS yang terus berlanjut, karena ekspektasi The Fed berubah lebih dovish. Komentar terbaru dari Presiden The Fed New York, John Williams, yang menekankan perlunya penyesuaian moneter lebih lanjut, telah memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga paling cepat pada pertemuan bulan Desember.

Menurut perangkat CME FedWatch, pasar sekarang menetapkan peluang yang sangat tinggi untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin, memperkuat pandangan bahwa The Fed bergerak ke arah sikap yang lebih akomodatif, yang secara historis merupakan faktor pendukung bagi Perak, yang tidak menawarkan imbal hasil.

Munculnya Kevin Hassett, penasihat ekonomi Gedung Putih, sebagai kandidat utama untuk menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua Fed, semakin memperkuat persepsi dovish ini. Investor yakin bahwa pemimpin Fed yang ditunjuk oleh pemerintahan Trump dapat mendukung siklus pelonggaran moneter yang lebih cepat, terutama di tengah momentum ekonomi yang melambat.

Perak juga diuntungkan oleh arus masuk aset safe haven yang baru, didorong oleh ketidakpastian internasional dan sinyal ekonomi AS yang melemah. Data yang melemah baru-baru ini, termasuk perlambatan belanja konsumen dan moderasi harga produsen, memperkuat kesan bahwa mesin ekonomi AS kehilangan daya dorong. Akibatnya, investor semakin beralih ke logam mulia sebagai perlindungan terhadap risiko makroekonomi dan volatilitas pasar.

Pada saat yang sama, pelemahan Dolar AS (USD) secara luas, yang tertekan oleh penurunan imbal hasil dan ekspektasi penurunan suku bunga, secara mekanis mendukung XAG/USD dengan menurunkan biaya bagi pembeli internasional.

Dalam situasi ini, di mana Fed tampaknya bergeser ke arah pelonggaran tambahan dan ketidakpastian tetap tinggi, Perak mempertahankan bias bullish yang solid. Ketahanan Emas semakin memperkuat sentimen pasar yang lebih luas yang mendukung logam mulia.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Perak Terkoreksi, Investor Mulai Ambil Untung...
Wednesday, 7 January 2026 17:14 WIB

Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...

Perak Bisa Jadi Primadona Sekarang!...
Wednesday, 7 January 2026 08:12 WIB

Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...

Harga Perak Kembali Menguat...
Tuesday, 6 January 2026 23:23 WIB

Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...

Perak Mulai Bersinar di Awal 2026, Ada Sinyal Besar dari Ekonomi Global?...
Friday, 2 January 2026 08:02 WIB

Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...

Perak Stabil di Hari Terakhir Tahun, Investor Masih Hati-Hati...
Wednesday, 31 December 2025 08:16 WIB

Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS