
Perak menguat tipis di atas $52, mendekati rekor tertinggi, karena investor mencari aset safe haven menjelang risalah rapat Federal Reserve hari ini dan laporan ketenagakerjaan AS yang tertunda pada hari Kamis, keduanya dicermati secara ketat untuk mendapatkan petunjuk tentang arah suku bunga di masa mendatang.
Risalah rapat The Fed diperkirakan akan mengungkapkan perbedaan pendapat di antara para pembuat kebijakan mengenai perlunya pelonggaran kebijakan lebih lanjut, sementara laporan ketenagakerjaan diperkirakan akan menunjukkan ekonomi AS menambah sekitar 50.000 lapangan kerja pada bulan September, menyusul data sebelumnya yang menunjukkan tunjangan pengangguran mencapai level tertinggi dalam dua bulan pada bulan Oktober.
Ekspektasi penurunan suku bunga bulan depan telah menurun, dengan para pedagang sekarang memperkirakan probabilitas 46%, turun dari 63% minggu lalu. Sementara itu, faktor fisik juga mendukung harga perak. Musim pernikahan di India meningkatkan permintaan fisik, sementara kekhawatiran atas potensi tarif AS atas perak telah menambah lapisan ketidakpastian, yang memperkuat daya tarik logam mulia sebagai safe haven.(alg)
Sumber: Trading Economics
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...