
Harga perak global mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir, menyusul rally besar yang sempat terjadi di awal tahun. Salah satu faktor utama adalah aksi "profit taking"-artinya para investor yang sebelumnya membeli saat harga naik tinggi kini mulai mengambil untung dan menjual kembali.
Selain itu, kondisi ekonomi dunia yang agak membaik membuat permintaan untuk aset "safe‘haven" seperti perak sedikit menurun. Sementara itu, pasokan perak dari tambang dan daur ulang belum mengalami lonjakan signifikan, yang menimbulkan ketidakpastian bagi para pelaku pasar.
Walaupun harga sedang turun, bukan berarti prospek jangka panjang perak lemah. Permintaan untuk penggunaan industri seperti panel surya, elektronik, dan kendaraan listrik terus tumbuh, sehingga bagi sebagian investor ini bisa menjadi kesempatan beli saat harga lebih rendah. (az)
Sumber: Newsmaker.id
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...