
Perak (XAG/USD) menguat pada hari Rabu(29/10), naik 2,50% untuk hari ini dan diperdagangkan di kisaran $48,25 per ons pada saat penulisan. Logam abu-abu ini diuntungkan oleh minat yang kembali meningkat terhadap aset safe-haven karena investor tetap berhati-hati menjelang pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve (Fed), sementara ketegangan geopolitik dan ketidakpastian fiskal di Amerika Serikat (AS) mempertahankan latar belakang yang menguntungkan bagi logam mulia.
Rebound Perak menyusul kenaikan Emas (XAU/USD) kembali di atas level simbolis $4000, didukung oleh ekspektasi sikap dovish The Fed. Pelaku pasar sebagian besar mengantisipasi pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada akhir pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dua hari pada hari Rabu, dengan pemangkasan lainnya kemungkinan dilakukan pada bulan Desember. Prospek suku bunga yang lebih rendah membebani Dolar AS (USD) dan imbal hasil Treasury, meningkatkan daya tarik aset non-imbal hasil seperti Emas dan Perak.
Sementara itu, tanda-tanda kemajuan dalam diskusi perdagangan AS-Tiongkok telah meredakan kekhawatiran akan eskalasi ketegangan perdagangan global untuk sementara, tetapi hambatan politik dan fiskal di Washington terus mendorong permintaan aset defensif. Penutupan pemerintah AS yang berkepanjangan, yang kini memasuki minggu keempat, menimbulkan kekhawatiran atas keterlambatan rilis data ekonomi, termasuk laporan Nonfarm Payrolls (NFP), yang penting untuk menilai kekuatan ekonomi AS.
Selain itu, sanksi baru AS terhadap perusahaan-perusahaan energi besar Rusia dan pembatalan pertemuan yang direncanakan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin berkontribusi pada iklim geopolitik yang rapuh, yang semakin menopang permintaan aset safe haven.(alg)
Sumber: FXstreet
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...