Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Perak Cetak Rekor 14 Tahun, Tembus di Atas $40,50
Tuesday, 2 September 2025 11:25 WIB | SILVER |SILVER

Harga perak (XAG/USD) diperdagangkan mendekati $40,85 per troy ounce - level tertinggi sejak September 2011 - yang dicapai selama sesi Asia pada hari Selasa(2/9). Logam mulia seperti perak menarik minat beli di tengah meningkatnya permintaan safe-haven, yang dipicu oleh kekhawatiran terkait independensi Federal Reserve (Fed), ketidakpastian prospek kebijakan The Fed, dan kebijakan tarif dari Presiden AS Donald Trump.

Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS untuk bulan Juli mengindikasikan tekanan inflasi yang masih terus berlanjut serta meningkatnya ketidakpastian terkait kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh The Fed. Meski demikian, para pelaku pasar kini memperkirakan lebih dari 89% kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan The Fed bulan September, naik dari 84% seminggu lalu, menurut alat CME FedWatch.

Pelaku pasar juga menanti rilis data ketenagakerjaan penting minggu ini yang dapat memengaruhi keputusan kebijakan The Fed di bulan September. Laporan utama yang dinanti termasuk Perubahan Ketenagakerjaan ADP, Rata-rata Upah per Jam, dan Nonfarm Payrolls untuk bulan Agustus.

Permintaan safe-haven terhadap perak juga diperkuat oleh kekhawatiran berkelanjutan terhadap independensi bank sentral AS. Ketidakpastian terus menyelimuti legalitas pemecatan Gubernur Fed Lisa Cook oleh Presiden Trump, setelah sidang pengadilan pada hari Jumat berakhir tanpa keputusan apakah langkah tersebut akan dihentikan sementara.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan bahwa Federal Reserve seharusnya tetap independen secara politik, namun tidak memberikan penjelasan yang jelas atas klaimnya bahwa Fed telah "melakukan banyak kesalahan", selain menolak menuruti permintaan Trump untuk menurunkan suku bunga.

Sementara itu, Pengadilan Banding AS untuk Sirkuit Federal menguatkan putusan bahwa tarif besar-besaran yang diberlakukan secara sepihak oleh Presiden Donald Trump terhadap sebagian besar negara lain adalah ilegal. Trump mengecam keputusan tersebut sebagai "sangat partisan" dan berjanji akan mengajukan banding ke Mahkamah Agung AS. (azf)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Perak Terkoreksi, Investor Mulai Ambil Untung...
Wednesday, 7 January 2026 17:14 WIB

Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...

Perak Bisa Jadi Primadona Sekarang!...
Wednesday, 7 January 2026 08:12 WIB

Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...

Harga Perak Kembali Menguat...
Tuesday, 6 January 2026 23:23 WIB

Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...

Perak Mulai Bersinar di Awal 2026, Ada Sinyal Besar dari Ekonomi Global?...
Friday, 2 January 2026 08:02 WIB

Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...

Perak Stabil di Hari Terakhir Tahun, Investor Masih Hati-Hati...
Wednesday, 31 December 2025 08:16 WIB

Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS