
Perak diperdagangkan di atas $38 per ons pada hari Jumat (08/8) dan diperkirakan akan naik sekitar 3% minggu ini, karena ekspektasi penurunan suku bunga AS dan ketidakpastian tarif baru mendorong permintaan logam mulia.
Klaim pengangguran mingguan yang lebih tinggi dari perkiraan, ditambah dengan laporan penggajian nonpertanian minggu lalu yang lebih lemah dari perkiraan, mendorong para pedagang untuk memperhitungkan kemungkinan penurunan suku bunga Federal Reserve pada bulan September, dengan kemungkinan langkah lain pada bulan Desember. Dalam perkembangan politik, Presiden Donald Trump mencalonkan Stephen Miran, ketua Dewan Penasihat Ekonomi, untuk menggantikan Adriana Kugler di Dewan Gubernur Federal Reserve.
Pasar juga mempertimbangkan laporan bahwa Gubernur Fed Christopher Waller, yang dipandang lebih dovish, dapat menjadi pilihan Trump untuk memimpin bank sentral, memperkuat ekspektasi akan kebijakan yang lebih longgar. Di bidang perdagangan, tarif balasan Trump yang luas mulai berlaku pada hari Kamis, mengenakan tarif berkisar antara 10% hingga 41% dan meningkatkan kekhawatiran atas potensi hambatannya terhadap perekonomian AS.(alg)
Sumber: Trading Economics
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...