Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Perak rebound setelah laporan ketenagakerjaan AS yang lemah
Friday, 1 August 2025 23:40 WIB | SILVER |SILVER

Perak (XAG/USD) membalikkan penurunan di awal perdagangan pada hari Jumat dan kembali menguat di atas level $36,50, didorong oleh aksi jual Dolar AS (USD) yang meluas setelah laporan Nonfarm Payrolls (NFP) terbaru secara mengejutkan menunjukkan penurunan.

Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) bulan Juli memberikan kejutan penurunan yang signifikan. Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa ekonomi AS hanya menambah 73.000 lapangan kerja, jauh di bawah perkiraan 110.000. Menambah sentimen dovish, data penggajian bulan Juni direvisi turun tajam menjadi 14.000 dari yang dilaporkan sebelumnya sebesar 147.000. Tingkat Pengangguran naik tipis menjadi 4,2%, sesuai dengan perkiraan, sementara pertumbuhan upah tetap stabil, dengan Pendapatan Per Jam Rata-rata naik 0,3% MoM dan 3,9% YoY. Tingkat Pengangguran naik tipis menjadi 4,2% pada bulan Juli, sesuai dengan ekspektasi dan sedikit meningkat dari 4,1% pada bulan Juni.

Di sektor manufaktur, PMI Manufaktur Global S&P (Final) naik tipis menjadi 49,8 pada bulan Juli, melampaui ekspektasi 49,7 dan membaik dari 49,5 sebelumnya. Namun, PMI Manufaktur ISM yang lebih banyak dipantau ternyata lebih rendah dari perkiraan, turun menjadi 48,0 dari 49,0, menandakan kontraksi yang berkelanjutan dalam aktivitas pabrik.

Data pekerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan memicu penurunan tajam imbal hasil obligasi pemerintah AS dan memicu kembali spekulasi bahwa Federal Reserve (Fed) dapat mulai memangkas suku bunga paling cepat bulan September. Pergeseran sentimen ini sangat membebani Dolar AS, meningkatkan permintaan untuk aset non-imbal hasil seperti Perak. Menurut alat pemantau CME Fed, pasar kini memperkirakan probabilitas penurunan suku bunga sebesar 82% pada pertemuan Fed bulan September peningkatan tajam dari hanya 37% sebelum rilis karena para pedagang menilai kembali jalur kebijakan bank sentral mengingat pasar tenaga kerja yang mendingin.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Perak Terkoreksi, Investor Mulai Ambil Untung...
Wednesday, 7 January 2026 17:14 WIB

Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...

Perak Bisa Jadi Primadona Sekarang!...
Wednesday, 7 January 2026 08:12 WIB

Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...

Harga Perak Kembali Menguat...
Tuesday, 6 January 2026 23:23 WIB

Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...

Perak Mulai Bersinar di Awal 2026, Ada Sinyal Besar dari Ekonomi Global?...
Friday, 2 January 2026 08:02 WIB

Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...

Perak Stabil di Hari Terakhir Tahun, Investor Masih Hati-Hati...
Wednesday, 31 December 2025 08:16 WIB

Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS