Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Perak Turun, Ketidakpastian Tarif Mereda & NFP Jadi Fokus
Friday, 1 August 2025 16:10 WIB | SILVER |PerakSILVER

Harga perak turun 0,5% mendekati $36,50 selama sesi perdagangan Eropa hari Jumat (01/8). Logam mulia ini menghadapi tekanan jual karena konfirmasi kesepakatan tarif oleh Amerika Serikat (AS) dengan sejumlah mitra dagang utamanya, seperti Jepang, Uni Eropa (UE), Korea Selatan, dan lainnya, serta meningkatnya keyakinan investor bahwa Washington akan mencapai kesepakatan dengan Tiongkok, telah mengurangi permintaan aset safe haven, seperti perak.

Aset safe haven berkinerja kuat sejak pengumuman kebijakan tarif oleh Presiden AS Donald Trump, yang bertujuan untuk mengurangi defisit fiskal negara yang besar. Permintaan aset-aset ini meningkat karena investor khawatir bahwa kebijakan proteksionis dapat menyebabkan perang dagang global yang merugikan.

Secara teoritis, meningkatnya ketegangan ekonomi global meningkatkan permintaan aset safe haven. Sementara itu, reli Dolar AS (USD) yang kuat juga membebani harga perak. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan dengan kuat mendekati level tertinggi baru dalam dua bulan terakhir di sekitar 100,00.

Secara teknis, Dolar AS yang lebih tinggi membuat harga Perak menjadi taruhan yang mahal bagi investor.

Dolar AS menguat karena para pedagang mengurangi taruhan yang mendukung penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) dalam pertemuan bulan September karena Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal kedua yang optimis, laporan inflasi Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) yang tinggi untuk bulan Juni, dan sinyal dari Ketua Jerome Powell bahwa tidak ada terburu-buru untuk penurunan suku bunga.

Suku bunga yang lebih tinggi oleh The Fed menjadi pertanda buruk bagi aset yang tidak memberikan imbal hasil, seperti Perak. Pada sesi Jumat, investor akan fokus pada data Nonfarm Payrolls (NFP) AS untuk bulan Juli, yang akan dipublikasikan pada pukul 12:30 GMT.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Perak Terkoreksi, Investor Mulai Ambil Untung...
Wednesday, 7 January 2026 17:14 WIB

Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...

Perak Bisa Jadi Primadona Sekarang!...
Wednesday, 7 January 2026 08:12 WIB

Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...

Harga Perak Kembali Menguat...
Tuesday, 6 January 2026 23:23 WIB

Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...

Perak Mulai Bersinar di Awal 2026, Ada Sinyal Besar dari Ekonomi Global?...
Friday, 2 January 2026 08:02 WIB

Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...

Perak Stabil di Hari Terakhir Tahun, Investor Masih Hati-Hati...
Wednesday, 31 December 2025 08:16 WIB

Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS