Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Setelah 14 Tahun, Perak Kembali Ke Zona $39
Monday, 14 July 2025 15:17 WIB | SILVER |PerakSILVER

Harga perak (XAG/USD) melanjutkan tren kenaikan tiga hari berturut-turutnya, menandai level tertinggi baru sejak September 2011 dan diperdagangkan di kisaran $39,00 per troy ons selama sesi perdagangan Eropa pada hari Senin (14/7). Harga logam safe haven ini naik di tengah sentimen pasar yang melemah, didorong oleh kekhawatiran tarif baru.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan, pada hari Sabtu, tarif 30% untuk impor dari Uni Eropa (UE) dan Meksiko mulai 1 Agustus. Trump juga mengusulkan tarif menyeluruh sebesar 15%-20% untuk mitra dagang lainnya, sebuah peningkatan dari tarif dasar saat ini sebesar 10%.

Namun, Uni Eropa mengumumkan pada hari Minggu bahwa mereka akan memperpanjang jeda atas tindakan pembalasan terhadap tarif AS hingga awal Agustus, dengan harapan mencapai kesepakatan yang dinegosiasikan. Laporan juga mengindikasikan bahwa UE telah memulai diskusi dengan negara-negara lain yang terkena tarif, termasuk Kanada dan Jepang, untuk menjajaki tanggapan terkoordinasi.

Harga perak menguat karena para pedagang bersikap hati-hati menjelang data inflasi utama AS minggu ini, yang dapat memberikan dorongan baru terhadap dampak ekonomi yang lebih luas dari tarif baru. Selain itu, sentimen pasar berubah hati-hati menyusul pernyataan penasihat ekonomi AS Kevin Hassett, yang menyatakan bahwa Trump dapat mencopot Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell "jika ada alasan." Para pedagang kini mengantisipasi penurunan suku bunga The Fed sedikit di atas 50 basis poin pada akhir tahun.

Namun, kenaikan harga perak dapat tertahan karena surplus perdagangan Tiongkok menyempit pada bulan Juni. Neraca perdagangan negara tersebut mencapai CNY585,96 miliar untuk bulan Juni, turun dari CNY743,56 miliar sebelumnya. Perlu dicatat bahwa perak memainkan peran penting dalam aplikasi industri seperti elektronik, panel surya, dan komponen otomotif. Sebagai salah satu pusat manufaktur terbesar di dunia, permintaan industri Tiongkok terhadap perak sangat substansial.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Perak Terkoreksi, Investor Mulai Ambil Untung...
Wednesday, 7 January 2026 17:14 WIB

Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...

Perak Bisa Jadi Primadona Sekarang!...
Wednesday, 7 January 2026 08:12 WIB

Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...

Harga Perak Kembali Menguat...
Tuesday, 6 January 2026 23:23 WIB

Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...

Perak Mulai Bersinar di Awal 2026, Ada Sinyal Besar dari Ekonomi Global?...
Friday, 2 January 2026 08:02 WIB

Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...

Perak Stabil di Hari Terakhir Tahun, Investor Masih Hati-Hati...
Wednesday, 31 December 2025 08:16 WIB

Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS