Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
XAG/USD mempertahankan posisi di sekitar $34,50 karena permintaan safe haven
Thursday, 5 June 2025 11:35 WIB | SILVER |SILVER

Harga perak (XAG/USD) bergerak naik setelah mencatat kerugian dalam dua sesi berturut-turut sebelumnya, diperdagangkan di sekitar $34,50 per troy ounce selama jam perdagangan Asia pada hari Kamis. Harga logam mulia, termasuk Perak, mendapat dukungan dari arus safe haven di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan politik global.

Aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti Perak mendapat dukungan setelah rilis data ekonomi yang lemah dari Amerika Serikat (AS), yang memperkuat kemungkinan Federal Reserve (Fed) menurunkan suku bunga setidaknya dua kali pada tahun 2025.

Indeks Manajer Pembelian (PMI) Jasa dari Institute for Supply Management (ISM) turun menjadi 49,9 pada bulan Mei, dari 51,6 pada bulan April. Angka ini secara mengejutkan lebih rendah dari yang diharapkan yaitu 52,0. Sementara itu, lapangan kerja sektor swasta ADP AS naik 37.000 pada bulan Mei, dibandingkan dengan kenaikan 60.000 (direvisi dari 62.000) yang tercatat pada bulan April, jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 115.000.

Para pedagang kemungkinan akan mengamati Neraca Perdagangan AS dan Klaim Pengangguran Awal mingguan di sesi Amerika Utara nanti. Fokus akan beralih ke Nonfarm Payrolls hari Jumat untuk mendapatkan wawasan lebih jauh tentang prospek kebijakan Fed.

Presiden AS Donald Trump meminta, dalam sebuah posting yang dipublikasikan di Truth Social pada hari Rabu, Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell untuk menurunkan suku bunga kebijakan. "ANGKA ADP KELUAR!!! "Terlambat" Powell sekarang harus MENURUNKAN TINGKAT. Dia luar biasa!!! Eropa telah menurunkan SEMBILAN KALI," kata Trump.

Pada hari Rabu, Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari mencatat bahwa pasar tenaga kerja menunjukkan beberapa tanda-tanda melambat. Namun, ketidakpastian terus-menerus terjadi dalam perekonomian, dan Fed harus tetap bersikap menunggu dan melihat untuk menilai bagaimana perekonomian merespons ketidakpastian tersebut.(Cay)

Sumber: Fxstret

RELATED NEWS
Perak Terkoreksi, Investor Mulai Ambil Untung...
Wednesday, 7 January 2026 17:14 WIB

Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...

Perak Bisa Jadi Primadona Sekarang!...
Wednesday, 7 January 2026 08:12 WIB

Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...

Harga Perak Kembali Menguat...
Tuesday, 6 January 2026 23:23 WIB

Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...

Perak Mulai Bersinar di Awal 2026, Ada Sinyal Besar dari Ekonomi Global?...
Friday, 2 January 2026 08:02 WIB

Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...

Perak Stabil di Hari Terakhir Tahun, Investor Masih Hati-Hati...
Wednesday, 31 December 2025 08:16 WIB

Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS