
Harga perak (XAG/USD) bergerak naik setelah mengalami penurunan baru-baru ini, diperdagangkan sekitar $32,30 per troy ounce selama sesi Asia hari Rabu (16/4). Kenaikan terjadi karena ketidakpastian yang masih ada atas kebijakan perdagangan AS terus memicu permintaan safe haven untuk logam mulia tersebut.
Dolar AS (USD) yang lebih lemah juga mendukung harga Perak, membuat aset berdenominasi dolar lebih menarik bagi pembeli asing. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, diperdagangkan lebih rendah mendekati 99,80 pada saat penulisan. Perhatian pasar sekarang beralih ke data Penjualan Ritel AS yang akan datang untuk bulan Maret, yang dapat menjelaskan dampak ketegangan tarif pada belanja konsumen.
Arus safe haven ke Perak semakin menguat setelah Presiden AS Donald Trump menyerukan penyelidikan terhadap potensi tarif pada semua impor mineral penting. Langkah ini menandakan sikap perdagangan yang lebih agresif dan meningkatkan risiko ketegangan dengan pemasok utama, termasuk Tiongkok. Langkah ini juga sebagian mengimbangi optimisme pasar yang dipicu oleh pengecualian baru-baru ini pada produk teknologi tertentu dan kemungkinan pengecualian untuk suku cadang mobil.
Sementara itu, Gubernur Federal Reserve Christopher Waller berusaha menenangkan kegelisahan pasar, dengan mengatakan bahwa inflasi yang timbul dari tarif kemungkinan hanya bersifat sementara. Waller juga menegaskan kembali kesediaan Fed untuk menurunkan suku bunga jika diperlukan, yang menandakan komitmen bank sentral untuk mendukung pertumbuhan. Investor sekarang menunggu laporan penjualan ritel AS dan pidato dari Ketua Fed Jerome Powell di kemudian hari untuk arahan lebih lanjut tentang prospek kebijakan ekonomi dan moneter.(Newsmaker23)
Sumber: FXstreet
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...