Tuesday, 27 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Perak Turun Dari Level Tertinggi Lima Bulan Mendekati $34,50
Friday, 28 March 2025 12:05 WIB | SILVER |Perak

Harga perak (XAG/USD) turun setelah naik lebih dari 2% pada sesi sebelumnya, diperdagangkan mendekati $34,30 per troy ounce selama jam perdagangan Asia pada hari Jumat (28/3). Meskipun turun, permintaan safe haven untuk Perak tetap kuat di tengah meningkatnya penghindaran risiko, didorong oleh meningkatnya ketegangan perdagangan menjelang tarif baru AS minggu depan.

Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengenakan tarif 25% untuk mobil dan suku cadang mobil buatan luar negeri, yang memicu ancaman pembalasan dari Uni Eropa dan Kanada. Hal ini telah memicu kekhawatiran akan sengketa perdagangan yang lebih luas dan potensi dampak ekonomi global.

Perak, aset yang tidak memberikan imbal hasil, dapat kembali menguat karena imbal hasil Treasury AS menurun. Pada saat penulisan, imbal hasil 2 tahun dan 10 tahun masing-masing berada pada 3,99% dan 4,34%. Namun, Moody's telah memperingatkan bahwa peningkatan tarif dan pemotongan pajak dapat secara signifikan memperlebar defisit pemerintah, yang berpotensi menyebabkan penurunan peringkat utang AS dan imbal hasil Treasury yang lebih tinggi.

Sementara itu, Produk Domestik Bruto (PDB) AS tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 2,4% pada Q4 2024, melampaui perkiraan 2,3%, menurut data yang dirilis pada hari Kamis. Investor sekarang mengalihkan perhatian mereka ke Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS hari Jumat untuk wawasan lebih lanjut tentang sikap kebijakan moneter Federal Reserve (Fed). The Fed mempertahankan suku bunga tetap minggu lalu tetapi menegaskan kembali ekspektasi untuk dua kali pemotongan suku bunga pada akhir tahun.

Presiden Fed Boston Susan Collins mencatat pada hari Kamis bahwa bank sentral menghadapi pilihan yang sulit antara mempertahankan sikap kebijakan yang ketat atau bertindak lebih awal untuk mengatasi potensi kemerosotan ekonomi. Sementara itu, Presiden Fed Richmond Thomas Barkin memperingatkan bahwa ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan pemerintahan Trump dapat mendorong Fed ke arah pendekatan yang lebih hati-hati dan menunggu dan melihat daripada yang diantisipasi pasar.(Newsmaker23)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Perak Terkoreksi, Investor Mulai Ambil Untung...
Wednesday, 7 January 2026 17:14 WIB

Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...

Perak Bisa Jadi Primadona Sekarang!...
Wednesday, 7 January 2026 08:12 WIB

Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...

Harga Perak Kembali Menguat...
Tuesday, 6 January 2026 23:23 WIB

Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...

Perak Mulai Bersinar di Awal 2026, Ada Sinyal Besar dari Ekonomi Global?...
Friday, 2 January 2026 08:02 WIB

Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...

Perak Stabil di Hari Terakhir Tahun, Investor Masih Hati-Hati...
Wednesday, 31 December 2025 08:16 WIB

Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS