Monday, 26 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Perak Menarik Beberapa Pembeli Karena Ketidakpastian Ekonomi, Risiko Geopolitik
Tuesday, 18 March 2025 13:35 WIB | SILVER |SILVER

Harga perak (XAG/USD) memperpanjang kenaikannya hingga sekitar $33,90, level tertinggi sejak 30 Oktober 2024, selama jam perdagangan Asia pada hari Selasa(18/03), didukung oleh Dolar AS (USD) yang lebih lemah.

Ketegangan geopolitik yang meningkat di Timur Tengah, ketidakpastian ekonomi, dan meningkatnya permintaan industri memberikan beberapa dukungan bagi logam putih tersebut.

Ketakutan yang meningkat akan resesi di Amerika Serikat (AS) dan ketidakpastian yang terus-menerus atas hubungan perdagangan membebani sentimen investor, meningkatkan aset safe haven seperti Perak. Senin malam, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia akan mengenakan tarif timbal balik yang luas dan tarif khusus sektor tambahan pada tanggal 2 April. Trump telah mengenakan tarif sebesar 20% di Tiongkok dan pungutan sebesar 25% untuk baja dan aluminium. Ia juga mengumumkan tarif sebesar 25% untuk barang-barang Kanada dan Meksiko.

Selain itu, meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah turut mendorong kenaikan harga Perak. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Selasa bahwa Israel melanjutkan operasi militer terhadap Hamas di seluruh Jalur Gaza, seraya menambahkan bahwa negara itu akan bertindak melawan kelompok militan itu dengan meningkatkan kekuatan militer.

Defisit pasokan dan meningkatnya permintaan industri menciptakan angin segar yang kuat bagi logam putih tersebut. Menurut perusahaan investasi global WisdomTree, investor memiliki sebagian besar logam tersebut dan mengharapkan harga yang lebih tinggi untuk mendorong penjualan.

Permintaan industri terhadap perak telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa, karena penggunaannya dalam aplikasi fotovoltaik, teknologi 5G, dan elektronik otomotif. (Newsmaker23)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Perak Terkoreksi, Investor Mulai Ambil Untung...
Wednesday, 7 January 2026 17:14 WIB

Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...

Perak Bisa Jadi Primadona Sekarang!...
Wednesday, 7 January 2026 08:12 WIB

Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...

Harga Perak Kembali Menguat...
Tuesday, 6 January 2026 23:23 WIB

Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...

Perak Mulai Bersinar di Awal 2026, Ada Sinyal Besar dari Ekonomi Global?...
Friday, 2 January 2026 08:02 WIB

Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...

Perak Stabil di Hari Terakhir Tahun, Investor Masih Hati-Hati...
Wednesday, 31 December 2025 08:16 WIB

Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS