
Harga perak (XAG/USD) melanjutkan momentum kenaikannya untuk hari keempat berturut-turut, diperdagangkan di sekitar $33,90 per troy ons selama jam perdagangan Eropa pada hari Jumat (14/3). Logam mulia ini diuntungkan oleh meningkatnya permintaan aset safe haven karena meningkatnya ketegangan perdagangan global.
Kekhawatiran pasar meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengancam tarif 200% untuk anggur, sampanye, dan minuman beralkohol Eropa lainnya sebagai tanggapan atas tarif 50% Uni Eropa untuk wiski Amerika.
Perak, aset tanpa bunga, mendapat dukungan dari meningkatnya ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve (Fed) menyusul data inflasi AS yang melemah. Pada hari Kamis, Indeks Harga Produsen (PPI) AS naik 3,2% tahun-ke-tahun pada bulan Februari, turun dari 3,7% pada bulan Januari dan di bawah perkiraan 3,3%. PPI inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, meningkat 3,4% per tahun, dibandingkan dengan 3,8% pada bulan Januari.
Sementara itu, data Indeks Harga Konsumen (IHK) hari Rabu menunjukkan penurunan menjadi 2,8% tahun-ke-tahun dari 3,0%, sementara inflasi inti turun menjadi 3,1% dari 3,3%.
Dalam perkembangan politik, Pemimpin Senat Demokrat Chuck Schumer mengumumkan pada Kamis malam dukungannya untuk menjaga pemerintah tetap terbuka, karena Senat bersiap untuk memberikan suara pada RUU pendanaan sementara GOP pada hari Jumat.
Selain itu, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick menyatakan bahwa pemerintah berencana untuk menyeimbangkan anggaran dalam masa jabatan Presiden Donald Trump, yang bertujuan untuk mencapainya selama tiga tahun.
Namun, kenaikan Perak dapat dibatasi karena Dolar AS (USD) terus menguat. USD yang lebih kuat membuat Perak lebih mahal bagi pembeli asing, yang berpotensi meredam permintaan. Pada saat penulisan, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak USD terhadap enam mata uang utama, berkisar di dekat 104,00.(Newsmaker23)
Sumber: FXstreet
Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...
Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...
Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...
Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...
Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...